Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 03.46 WIB

Pribadi Ambisius Cenderung Menjadi Perfeksionis Ekstrem dan Menghadapi Dampak Berat dalam Produktivitas, Ini Ciri-cirinya!

Ilustrasi tekanan saat mengejar kesempurnaan. (dok. Freepik) - Image

Ilustrasi tekanan saat mengejar kesempurnaan. (dok. Freepik)

JawaPos.com - Pribadi yang ambisius sering dipuji karena dorongan mereka untuk maju dan pencapaian tinggi.

Namun, dorongan kuat ini bisa berujung pada perfeksionisme ekstrem, sebuah gaya hidup di mana standar yang ditetapkan nyaris tidak mungkin dipenuhi.

Menurut sebuah informasi di Verywell Health, perfeksionisme bisa dibagi menjadi dua: perfeksionisme adaptif, yang melahirkan motivasi, keteraturan, dan keberhasilan profesional; serta perfeksionisme maladaptif, yang meliputi tuntutan kaku, kekhawatiran berlebihan, cenderung menimbulkan kecemasan, depresi, dan rendah diri.

Dampak negatif perfeksionisme ekstrem semakin serius di era modern ini. Dalam artikel Time berjudul The Case for Mediocrity, disebutkan bahwa meski orang sangat ambisius mencapai tingkat finansial dan status tinggi, mereka tidak selalu lebih bahagia atau sehat dibanding orang lain, justru sering mengalami kelelahan emosional, kecemasan, dan burnout.

Satu contoh nyata datang dari pelari maraton elit yang mengalami kelelahan parah karena menuntut diri mencapai target sempurna, menyebabkan isolasi sosial dan kritik diri terus menerus. Berikut ciri ambisius berujung perfeksionisme ekstrem:

1. Standar yang Tidak Realistis

Perfeksionis ekstrim menetapkan target sempurna untuk diri sendiri dan orang lain. Jika tidak tercapai, mereka mudah merasa gagal.

2. Dampak Emosional dan Kesehatan

Kecemasan, depresi, dan insomnia umum terjadi pada mereka yang terjebak pada perfeksionisme maladaptif.

3. Karyawan Cenderung Workaholic

Di dunia akademis dan profesional, perfeksionisme ekstrem dikaitkan dengan workaholism dan gejala narsisme, menuntut untuk selalu produktif dan superior.

4. Penurunan Kualitas Hidup

Stres kronis, kurangnya waktu istirahat, dan hubungan sosial yang terganggu adalah konsekuensinya, walaupun pencapaian karir tinggi tetap dicapai .

Cara Menghindari Jebakan Perfeksionisme Ekstrim

Bedakan strivings dan concerns
Fokus pada orientasi terhadap standar personal (strivings) yang sehat dibanding kekhawatiran berlebihan soal kesalahan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore