
6 Kebiasaan Lama yang Merusak Hubungan Cinta Modern, Apa Saja?
JawaPos.com - Sebagian besar orang tumbuh dengan membawa warisan nasihat cinta dari orang tua, film romantis, atau bibi yang bermaksud baik. Beberapa nasihat itu masih relevan. Namun, banyak pula yang sudah kedaluwarsa.
Bahkan ketika sebuah hubungan mengikuti "aturan-aturan emas"—seperti membagi tagihan, tidak tidur dalam keadaan marah, atau selalu tampak baik-baik saja meski hati sebenarnya lelah—hubungan tetap bisa retak.
Dan sering kali, bukan karena kurangnya usaha, tetapi karena adanya kebiasaan lama yang tanpa sadar terus terbawa.
Selama bertahun-tahun, para pakar hubungan, terapis, dan pasangan dari berbagai latar belakang mengungkap pola-pola usang yang diam-diam bisa menggerogoti cinta modern. Tak mencolok, tapi konsisten.
Dilansir dari VegOut, berikut beberapa di antaranya.
1. Menghitung skor alih-alih berkolaborasi
Ingat permainan masa kecil, di mana setiap poin dicatat dengan cermat? Jika pola pikir ini dibawa ke dalam hubungan, kemitraan bisa berubah menjadi kompetisi.
Siapa terakhir kali mencuci piring? Siapa yang lebih dulu memulai keintiman? Siapa yang "berutang" kunjungan ke rumah keluarga?
Alih-alih memperkuat ikatan, kebiasaan menghitung membuatmu melewatkan momen kecil yang justru menjadi fondasi koneksi emosional.
John Gottman menyebut momen-momen ini sebagai tawaran untuk koneksi—saling memberi isyarat untuk tetap terhubung dalam keseharian.
Tips:
Alihkan fokus dari “giliran siapa” menjadi “apa yang dibutuhkan tim kita saat ini?”
Pahami bahwa setiap hubungan punya musimnya. Suatu waktu kamu pegang urusan finansial, di waktu lain pasanganmu mungkin yang lebih banyak mengambil alih urusan rumah.
Rayakan kemurahan hati, ucapkan “terima kasih” lebih sering daripada “giliranmu.”
2. Mengharapkan pasangan membaca pikiran

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
