
Ilustrasi seseorang yang tampak gelisah saat memeriksa saldo rekening bank di ponselnya, menunjukkan kekhawatiran terkait kondisi keuangannya./Freepik
JawaPos.com - Bagi banyak orang, memeriksa saldo rekening bank adalah rutinitas sederhana yang dilakukan tanpa beban pikiran. Namun, bagi sebagian individu, tindakan sederhana ini justru bisa memicu gelombang kecemasan yang mendalam dan tidak nyaman.
Perasaan khawatir atau takut saat melihat angka-angka di layar aplikasi bank seringkali muncul tanpa disadari. Mereka mungkin tidak menyangka bahwa kebiasaan finansial ini mencerminkan pola perilaku tertentu.
Melansir dari Geediting.com Sabtu (21/6), ada beberapa tanda khusus yang umumnya ditampilkan oleh orang yang cemas saat mengecek saldo.
1. Menunda atau Menghindari Pengecekan Saldo
Satu di antara kebiasaan yang paling menonjol adalah kecenderungan untuk terus menunda atau sama sekali menghindari pemeriksaan saldo rekening mereka. Mereka mungkin tahu harus melakukannya, tetapi perasaan takut akan apa yang akan terlihat membuat mereka enggan membuka aplikasi bank.
2. Merasa Cemas Saat Membuka Aplikasi Bank
Sebelum melihat angka saldo, individu ini sudah merasakan detak jantung yang lebih cepat atau napas yang tertahan. Sensasi fisik seperti ini seringkali muncul hanya dengan membuka aplikasi perbankan, bahkan sebelum informasi detail ditampilkan.
3. Mengalami Reaksi Fisik yang Khas
Kecemasan finansial seringkali termanifestasi dalam bentuk reaksi fisik nyata yang tidak bisa dikendalikan. Beberapa orang mungkin mengalami telapak tangan berkeringat, otot menegang, atau perut terasa tidak enak hanya karena pikiran tentang uang.
4. Terlalu Sering Memeriksa Saldo Tanpa Tujuan
Paradoksnya, ada juga individu yang justru terlalu sering mengecek saldo mereka, bahkan tanpa alasan yang jelas atau kebutuhan mendesak. Tindakan ini bisa menjadi upaya untuk mencari rasa aman sesaat, meski hasilnya justru seringkali menambah kecemasan.
5. Membandingkan Diri dengan Keuangan Orang Lain
Mereka cenderung diam-diam membandingkan kondisi keuangan mereka dengan teman atau kenalan di lingkungan sekitar. Perbandingan ini bisa memperparah perasaan tidak aman atau menimbulkan rasa tertinggal dalam hal kestabilan finansial.
6. Merasa Malu atau Bersalah Terkait Keuangan
Perasaan tidak nyaman saat membahas uang seringkali diiringi rasa malu atau bersalah atas situasi finansial pribadi. Mereka mungkin menyembunyikan kebiasaan belanja atau ketidakmampuan menabung karena khawatir akan penilaian orang lain.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
