
seseorang yang lebih banyak memberikan informasi. (Freepik/TriangleProd)
JawaPos.com - Dalam interaksi sosial, ada orang-orang yang langsung terbuka dalam waktu singkat, bahkan terkadang memberikan terlalu banyak informasi pribadi kepada seseorang yang baru saja mereka temui.
Dalam psikologi, perilaku ini disebut sebagai oversharing, yakni kecenderungan membagikan detail pribadi secara berlebihan, terlalu cepat, atau tidak pada tempatnya.
Meskipun sering dianggap hanya sebagai bentuk ketidaksopanan atau kurangnya kesadaran sosial, ternyata perilaku ini sering kali berakar pada pengalaman-pengalaman tertentu di masa tumbuh kembang seseorang.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (21/6), terdapat 7 pengalaman yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang cenderung memberi terlalu banyak informasi dalam 10 menit pertama bertemu seseorang menurut psikologi:
1. Kurangnya Keamanan Emosional di Masa Kecil
Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan di mana kebutuhan emosional mereka sering diabaikan, atau ketika mereka tidak punya seseorang yang secara konsisten mendengarkan, bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang sangat ingin didengarkan.
Ketika akhirnya mereka memiliki kesempatan berbicara, mereka cenderung “tumpah” tanpa batas.
Memberikan terlalu banyak informasi dalam waktu singkat menjadi cara tak sadar untuk mengejar validasi atau merasa diperhatikan.
2. Tumbuh dalam Keluarga yang Minim Privasi
Orang yang dibesarkan dalam lingkungan di mana tidak ada batasan privasi — misalnya, keluarga yang selalu mencampuri urusan pribadi satu sama lain — sering kali kesulitan memahami batasan sosial yang sehat.
Mereka mungkin tidak bisa membedakan mana informasi yang wajar dibagikan kepada orang baru dan mana yang sebaiknya disimpan untuk relasi yang sudah terbangun dengan kepercayaan.
3. Mengalami Penolakan atau Isolasi Sosial di Masa Remaja
Seseorang yang pernah mengalami kesepian, dikucilkan, atau ditolak oleh kelompok sebaya saat remaja bisa saja mengembangkan perilaku oversharing sebagai cara cepat membangun koneksi.
Mereka berpikir bahwa dengan cepat membagikan cerita pribadi, mereka bisa lebih mudah diterima.
Namun, dalam praktiknya, ini sering menimbulkan kebalikannya: orang lain justru merasa tidak nyaman.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
