
Ilustrasi orang yang selalu merasa jadi korban (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernah nggak kamu ketemu seseorang yang merasa semua yang terjadi itu salah orang lain? Mereka nggak pernah merasa bertanggung jawab dan cenderung menyalahkan situasi atau orang sekitar.
Bisa jadi rekan kerja, teman dekat, bahkan keluarga sendiri. Nah, dalam dunia pengembangan diri dan kepemimpinan, kondisi seperti ini disebut "mode korban", dan ini bisa bikin suasana tim atau lingkungan jadi berat.
Allison Graham, seorang pembicara dan pelatih pengembangan diri, melalui kanal YouTube-nya, membagikan tips ringan tapi efektif untuk menghadapi orang-orang seperti ini tanpa kehilangan energi kita sendiri.
1. Validasi, Tapi Jangan Memanjakan
Langkah pertama yang penting adalah memvalidasi perasaan mereka. Artinya, tunjukkan bahwa kamu mendengar dan memahami bahwa mereka sedang kesal, takut, atau frustrasi. Misalnya kamu bisa bilang, "Wajar kok kamu merasa begitu."
Tapi hati-hati, validasi itu beda dengan "mengiyakan" semua ceritanya.
Jangan malah ikut-ikutan memperbesar masalah, seperti bilang, "Iya, bener banget! Dan mereka juga gini, dan gitu...", itu justru membuat mereka makin tenggelam dalam perasaan sebagai korban.
2. Tutup Lubang Kelinci
Setelah memvalidasi, arahkan obrolan ke hal-hal yang lebih membangun. Misalnya dengan bertanya:
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini bisa membantu mereka berpikir lebih proaktif dan keluar dari kebiasaan mengeluh.
3. Bedakan Curhat dan Mengeluh Terus-menerus
Ada perbedaan besar antara meluapkan perasaan (curhat sehat) dan terjebak dalam pola pikir korban. Kalau orang cuma butuh tempat aman untuk meluapkan emosi, itu bagus. Biasanya setelah itu mereka merasa lega dan bisa lanjut.
Tapi kalau setiap kali kamu bicara dengan mereka isinya cuma keluhan yang sama berulang-ulang, tanpa ada perubahan atau penyelesaian, itu tandanya mereka sedang terjebak. Di sinilah kamu bisa bantu menggeser pola pikir mereka — bukan dengan menyuruh atau memaksa, tapi dengan memberi pertanyaan atau perspektif baru.
4. Kamu Bukan Penyelamat, Tapi Teman yang Peduli

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
