Ilustrasi orang dewasa tumbuh tanpa perhatian cukup. (Freepik)
JawaPos.com – Pengalaman masa kecil membentuk kita dengan cara yang sering kali tidak kita pahami sepenuhnya hingga kemudian dalam hidup.
Seseorang yang tumbuh dengan cara kurang diperhatikan hingga kerap kali diabaikan dapat meninggalkan dampak yang bertahan lama dan menghasilkan sifat-sifat tertentu saat dewasa.
Ciri-ciri ini bisa saja halus, namun kuat, karena sering kali berasal dari perasaan tidak penting yang sudah mengakar dalam diri.
Berikut 5 sikap seseorang ketika dewasa saat tumbuh dalam situasi sulit waktu kecil, seperti dilansir dari laman Geediting.
Tumbuh dalam lingkungan yang kurang diperhatikan sering kali membuat Anda menjadi sangat sadar akan reaksi dan perilaku orang lain. Ini bisa menjadi mekanisme pertahanan jika Anda dapat mengantisipasi kebutuhan atau reaksi orang lain, Anda mungkin dapat mencegah penolakan atau penolakan lebih lanjut.
Kepekaan yang meningkat ini dapat membuat Anda menjadi pendengar dan pemberi empati yang baik, mampu memahami emosi orang lain dengan mudah. Ini adalah sifat yang dapat membantu Anda dalam hubungan dan karier di mana kecerdasan emosional dihargai.
Namun, ada juga sisi buruknya. Anda mungkin merasa terlalu peduli dengan pendapat orang lain, atau kesulitan menghadapi kritik.
Ciri umum di antara mereka yang tumbuh dengan cara kurang diperhatikan adalah rasa kemandirian yang kuat. Psikolog mengatakan bahwa ada hubungan yang jelas antara trauma dan hiper kemandirian.
Sering kali, orang yang diabaikan secara emosional belajar untuk mengurus diri sendiri sejak usia dini, tidak mengharapkan bantuan atau perhatian dari orang lain. Hal ini terjadi ketika individu berulang kali menghadapi situasi di mana mereka tidak dapat mengandalkan orang lain untuk dukungan atau bantuan dan sebaliknya belajar untuk bergantung hanya pada diri mereka sendiri.
Rasa kemandirian ini dapat memberdayakan, mengarah pada kemandirian dan ketahanan. Namun, hal itu juga dapat mengakibatkan keengganan untuk meminta bantuan, bahkan saat dibutuhkan, atau kesulitan dalam membentuk hubungan yang dekat dan saling ketergantungan.
Ketika Anda tumbuh dengan cara kurang diperhatikan, wajar jika Anda akan mengembangkan kebutuhan kuat untuk validasi di kemudian hari. Ini bukan tentang mencari perhatian atau tepuk tangan, melainkan keinginan untuk merasa dilihat, didengar, dan dihargai.
Sering kali, individu yang merasa diabaikan di tahun-tahun pembentukan dirinya mungkin berjuang dengan harga diri. Mereka mungkin terus-menerus mencari kepastian atau persetujuan dari orang lain untuk memvalidasi harga diri mereka.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
