
seseorang yang memilih mengadopsi hewan peliharaan
Jawapos.com - Dalam dunia yang semakin sadar akan pentingnya kesejahteraan hewan, pilihan untuk mengadopsi dibandingkan membeli hewan peliharaan bukan hanya soal belas kasih semata.
Menurut psikologi, keputusan ini mencerminkan kepribadian yang unik dan nilai-nilai yang mendalam.
Orang-orang yang memilih untuk mengadopsi hewan dari penampungan atau jalanan cenderung memiliki karakteristik psikologis yang membedakan mereka dari kebanyakan orang.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (6/6), terdapat 8 ciri kepribadian yang umumnya dimiliki oleh mereka yang memilih mengadopsi daripada membeli hewan peliharaan menurut kajian psikologi:
1. Empatik Tinggi dan Peka terhadap Penderitaan
Orang yang memilih mengadopsi hewan biasanya memiliki tingkat empati yang sangat tinggi.
Mereka tidak hanya merasa kasihan pada hewan terlantar, tetapi mampu menempatkan diri pada posisi hewan tersebut—merasakan ketakutan, kesepian, dan trauma yang dialami.
Kepekaan ini mendorong mereka untuk bertindak, bukan sekadar berbelas kasih secara pasif.
Menurut psikologi sosial, empati adalah kunci dari perilaku altruistik, dan individu berempati tinggi cenderung lebih aktif dalam menolong makhluk hidup lain, baik manusia maupun hewan.
2. Berorientasi pada Nilai dan Prinsip
Mereka yang mengadopsi hewan peliharaan sering kali memiliki prinsip moral yang kuat, termasuk penolakan terhadap eksploitasi hewan demi keuntungan komersial.
Mereka menolak mendukung praktik pembiakan massal (puppy mill atau cattery ilegal) yang kerap kali mengabaikan kesejahteraan hewan demi keuntungan.
Pilihan untuk mengadopsi mencerminkan komitmen mereka terhadap keadilan sosial, etika, dan keberlanjutan hidup.
3. Tidak Terobsesi pada Penampilan Luar
Berbeda dengan sebagian orang yang membeli hewan ras karena faktor estetika atau status, pengadopsi biasanya melihat nilai hewan dari sisi lain—kepribadian, kebutuhan, dan kesempatan untuk diselamatkan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
