Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 20.50 WIB

Orang yang Terlihat Sangat Populer padahal Sebenarnya Kesepian Biasanya Menunjukkan 9 Tanda Tersirat Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang tampak ceria di tengah keramaian namun menyimpan perasaan kesepian. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang tampak ceria di tengah keramaian namun menyimpan perasaan kesepian. (Freepik)

JawaPos.com – Kita sering kali bertemu sosok individu yang dikelilingi banyak teman, selalu hadir di setiap acara, dan terlihat sangat populer di mata publik.

Wajah ceria serta tawa riang mereka seolah menjadi bukti kuat bahwa kehidupan sosialnya sungguh baik dan mereka tidak memiliki ruang untuk merasakan sepi.

Namun, di balik layar, realitas kesepian bisa jadi berbeda jauh dari apa yang nampak di permukaan kehidupan sosial seseorang.

Ada beberapa isyarat halus yang kerap luput dari perhatian, menandakan bahwa seseorang sebenarnya tengah bergulat dengan rasa sepi, tersembunyi di balik citra populer. Melansir dari Geediting.com Rabu (4/6), mari kita kenali sembilan tanda tersirat tersebut.

  1. Obrolan mereka tidak pernah mendesak ke dalam

Percakapan yang mereka jalani seringkali hanya seputar hal-hal remeh atau ringan saja, tidak pernah menyentuh aspek emosional yang mendalam.

Mereka cenderung menghindari diskusi pribadi yang jujur atau berbagi kerentanan diri yang sesungguhnya dengan orang lain.

  1. Kalender penuh namun masih merasa kosong

Jadwal mereka mungkin dipenuhi beragam janji temu sosial, pesta, atau kumpul-kumpul dengan berbagai macam orang.

Meskipun demikian, setelah semua kegiatan usai, perasaan hampa atau kosong yang mendalam tetap menghinggapi mereka.

  1. Media sosialnya penuh sorotan berlebihan

Unggahan di media sosial mereka seperti sebuah rangkuman momen terbaik yang dibuat secara sangat dramatis.

Setiap postingan terlihat sempurna dan penuh kebahagiaan seolah ingin membuktikan diri sebagai sosok yang selalu dikelilingi banyak orang.

  1. Menjadikan diri sendiri bahan lelucon

Satu di antara cara mereka berinteraksi adalah dengan kerap membuat diri sendiri menjadi objek candaan atau lelucon yang kurang sehat. Hal ini bisa menjadi mekanisme pertahanan diri untuk mengalihkan perhatian dari perasaan rentan atau kesepian yang tersembunyi.

  1. Sulit sekali mengatakan "tidak"

Orang-orang ini cenderung kesulitan menolak ajakan atau permintaan dari orang lain, bahkan ketika mereka merasa lelah atau tidak sanggup.

Keinginan kuat untuk menyenangkan semua orang mungkin timbul dari kekhawatiran untuk ditinggalkan atau merasa kesepian.

  1. Terlihat bersemangat di pesta namun kelelahan setelahnya

Saat berada di keramaian atau pesta, mereka terlihat sangat antusias dan berinteraksi secara aktif dengan banyak orang di sana.

Namun, begitu pesta usai dan mereka sendirian, rasa lelah luar biasa serta kehampaan seringkali langsung menyerang.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore