
Ilustrasi salah satu kebiasaan malam yang buruk (Freepik)
JawaPos.com – Kebiasaan yang dilakukan di malam hari sangat berpengaruh terhadap tingkat disiplin dan pencapaian dalam hidup.
Disiplin adalah kemampuan untuk mengontrol diri dalam mengambil keputusan secara konsisten demi tujuan jangka panjang.
Menurut Alex Navarro, praktisi psikologi perilaku, kebiasaan malam mencerminkan struktur kehidupan seseorang.
Memahami pola perilaku malam membantu dalam membentuk kebiasaan yang menunjang keberhasilan dan produktivitas.
Berikut 7 kebiasaan malam buruk yang menghambat disiplin dan membatasi pencapaian hidup menurut psikologi dilansir dari laman Blogherald, Rabu (4/6):
1. Waktu Dihabiskan Pasif
Menonton TV atau bermain game secara berlebihan menjadi pengalih yang menghambat aktivitas produktif. Pilihan ini memicu kepuasan sesaat yang sering menyingkirkan usaha jangka panjang.
Jika dilakukan terus-menerus, waktu malam hanya menjadi ruang kosong tanpa makna. Aktivitas pasif ini menggerus potensi yang dapat berkembang saat malam digunakan lebih bijak.
2. Tidur Tidak Teratur
Jam tidur yang tidak konsisten mempengaruhi ritme biologis tubuh secara negatif. Tubuh kehilangan stabilitas energi, fokus terganggu, dan mood menjadi tidak seimbang.
Ketika waktu tidur tidak dijaga, proses pemulihan mental dan fisik juga terganggu. Konsistensi tidur membentuk landasan penting bagi keseimbangan hidup sehari-hari.
3. Melewatkan Waktu Makan
Tidak makan malam atau mengabaikan asupan menyebabkan ketidakseimbangan kadar gula darah. Kondisi ini menimbulkan gangguan suasana hati, menurunkan energi, dan berdampak pada produktivitas.
Selain itu, makan tidak teratur berisiko meningkatkan berat badan dan memperlambat metabolisme. Pola makan malam yang baik mendukung kesehatan dan kestabilan performa harian.
4. Tugas Terus Ditunda

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
