
Ilustrasi seseorang yang lebih suka membaca buku fisik. (Freepik).
JawaPos.com - Membuka buku fisik memiliki daya tarik tersendiri. Suara lembut saat membalik halaman, aroma khas kertas yang menenangkan, hingga bekas lipatan kecil yang dibuat di halaman favorit memberikan pengalaman yang tidak tergantikan.
Bagi sebagian orang, membawa beberapa buku cetak saat bepergian terasa lebih meyakinkan dibanding hanya mengandalkan satu perangkat digital. Buku fisik menghadirkan rasa akrab yang menenangkan.
Meski buku digital lebih praktis, terutama dalam kondisi tertentu seperti di perjalanan atau ruang publik, sensasi membaca dari halaman kertas menawarkan kenyamanan emosional yang berbeda. Buku fisik seolah menjadi teman lama yang bisa diandalkan saat ingin rehat dari hiruk pikuk dunia digital.
Menariknya, para pencinta buku fisik seringkali memiliki kesamaan karakter yang mencerminkan cara mereka memandang hidup. Mereka cenderung menghargai detail kecil, memiliki keterikatan emosional terhadap benda, dan lebih memilih pengalaman nyata dibanding yang serba instan.
Dilansir dari Geediting pada Senin (2/6), berikut tujuh ciri kepribadian yang sering ditemukan pada mereka yang lebih menyukai membaca buku cetak dibanding digital.
1. Menyukai Pengalaman Sensorik yang Utuh
Pembaca buku fisik tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga menyukai sensasi menyentuh kertas, mencium aroma halaman, dan mengenang momen tertentu lewat noda kopi atau lipatan kecil pada buku.
Biasanya, mereka juga menyukai pengalaman nyata dalam hal lain. Surat tangan dianggap lebih personal dibanding pesan instan, musik dari piringan hitam terasa lebih hidup dibanding playlist digital.
Kebiasaan ini menunjukkan kecenderungan untuk memperlambat ritme hidup dan benar-benar merasakan setiap momen yang ada.
2. Mampu Fokus Mendalam dan Kurang Menyukai Multitasking
Layar gawai seringkali menjadi sumber distraksi karena berbagai notifikasi dan informasi yang terus bermunculan. Sebaliknya, buku fisik hanya mengarahkan perhatian pada satu hal: isi cerita.
Kebiasaan ini mencerminkan kemampuan untuk fokus penuh pada satu kegiatan. Dalam keseharian, mereka cenderung menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke yang lain.
Mereka lebih nyaman dalam situasi yang memungkinkan konsentrasi penuh, seperti menikmati makan malam tanpa ponsel atau mendengarkan seseorang tanpa terdistraksi.
3. Memiliki Jiwa Kolektor dan Nilai Sentimental Tinggi
Buku fisik seringkali menumpuk dan menyebar di berbagai sudut rumah, tetapi masing-masing menyimpan kenangan tertentu. Sampul yang memudar atau halaman yang aus menjadi pengingat masa lalu yang berarti.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
