
Ilustrasi seseorang yang kagum. (Freepik).
JawaPos.com - Pernah merasa seseorang menyimpan rasa kagum, tetapi sulit menjelaskan alasannya?
Sinyal itu mungkin tak datang dari ucapan, melainkan dari bahasa tubuh yang ditampilkan secara tidak sadar.
Bahasa tubuh kerap menjadi cerminan dari perasaan terdalam yang tak terucapkan. Tatapan, postur, hingga gerakan kecil bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang sedang berusaha menyembunyikan kekagumannya.
Ketertarikan sering kali muncul secara alami tanpa disadari pelakunya. Dilansir dari Geediting pada Sabtu (31/5), berikut beberapa tanda bahasa tubuh yang menunjukkan rasa kagum seseorang secara diam-diam.
1. Tubuhnya Condong ke Arah Saat Berbicara
Salah satu sinyal ketertarikan paling jelas adalah ketika seseorang secara refleks mendekat saat mendengarkan. Posisi tubuh yang mengarah dan kursi yang perlahan digeser mendekat menunjukkan keinginan untuk lebih dekat.
Gerakan ini bukan sekadar bentuk perhatian biasa. Secara naluriah, tubuh akan mencoba memperkecil jarak dengan orang yang membuatnya merasa nyaman atau tertarik.
2. Tatapan Mata Bertahan Lebih Lama dari Biasanya
Kontak mata yang terlalu lama bisa terasa intens, sementara kontak yang terlalu singkat terkesan menghindar. Namun, tatapan yang bertahan sedikit lebih lama dari biasanya bisa menjadi tanda kekaguman tersembunyi.
Pupil mata cenderung membesar saat melihat sesuatu atau seseorang yang disukai. Jika seseorang kerap menatap diam-diam dan langsung tersenyum saat tatapannya dipergoki, itu bisa menjadi sinyal ketertarikan.
3. Arah Kaki Menghadap ke Arahmu
Posisi kaki sering kali mencerminkan arah ketertarikan, meskipun tubuh menghadap ke arah lain. Tanpa disadari, kaki akan mengarah pada hal atau orang yang paling menarik perhatian.
Dalam situasi sosial atau kelompok, perhatikan arah kaki lawan bicara. Jika tetap menghadap ke arah meski posisinya sedang berbicara dengan orang lain, kemungkinan ada ketertarikan khusus yang sedang disembunyikan.
4. Meniru Gerakan Secara Tidak Sadar
Gerakan spontan seperti menyentuh rambut, menyesap minuman, atau menyandarkan tubuh bisa saja diikuti tanpa disadari oleh orang yang tertarik. Ini dikenal sebagai efek “chameleon” atau efek bunglon.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
