
Ilustrasi kebiasaan yang membuat orang menghakimi dirimu (pikisuperstar/freepik.com)
JawaPos.com - Terkadang, tanpa disadari, kita memiliki kebiasaan-kebiasaan kecil yang dapat membuat orang lain diam-diam menilai kita meski mereka mungkin tak akan pernah mengungkapkannya secara langsung.
Walaupun kebiasaan ini tidak selalu bersifat beracun atau berbahaya, dalam situasi tertentu, bisa saja menimbulkan kesan negatif yang merusak hubungan atau membuat orang menjauh.
Dari cara kita berbicara dalam percakapan sehari-hari hingga bagaimana kita menjalin hubungan, tak ada manusia yang benar-benar sempurna. Dikutip dari Your Tango, berikut ini beberapa kebiasaan yang membuat orang menghakimi dirimu secara diam-diam tanpa diketahui.
1. Menjadi orang yang unggul
Beberapa orang tampak selalu ingin menjadi pusat perhatian dalam percakapan sering kali tanpa disadari. Menurut sebuah studi dari Athens Journal of Mass Media and Communications, perilaku ini bisa berakar dari rasa cemburu, harga diri yang rendah, atau bahkan rasa kesepian.
Mereka mungkin mencoba meredakan kecemasan atau ketidakamanan dengan menonjolkan diri sendiri atau mengabaikan orang lain secara halus. Keadaan yang menarik, ini biasanya bukan karena mereka sengaja ingin menguasai pembicaraan atau bersikap egois.
Banyak di antara mereka hanya ingin merasa dipahami dan dihargai, tetapi belum memiliki keterampilan komunikasi yang cukup untuk mengekspresikan kebutuhan tersebut secara sehat. Bagi lawan bicara, sikap ini mampu memicu penilaian diam-diam, apalagi jika mereka merasa tidak dihargai. Namun sering kali, pemahaman bahwa perilaku tersebut datang dari ketidaknyamanan emosional justru menumbuhkan empati, bukan penolakan.
2. Membual dengan rendah hati
Humblebragging atau merendah untuk meninggi sering kali dilakukan tanpa sadar. Ini menjadi cara seseorang mencoba merasa diakui, istimewa, atau menarik perhatian, meski mereka sendiri mungkin tidak benar-benar menyadari bahwa mereka sedang melakukannya. Menariknya, ini menjadi salah satu perilaku yang secara halus bisa membuat orang lain menilaimu diam-diam.
Mereka mungkin tidak akan mengatakannya secara langsung, tapi tetap saja, kesan tersebut tertanam. Tentu, tak ada yang salah dengan membagikan pencapaian pribadi orang-orang terdekatmu ingin ikut merayakan kebahagiaanmu. Namun, alih-alih menyamarkannya dalam keluhan atau komentar yang terlihat merendah, cobalah bersikap lebih terbuka dan tulus.
Ceritakan apa yang membuatmu merasa bangga dengan cara yang autentik, bukan untuk mencari pengakuan, tetapi guna berbagi kegembiraan. Ketulusan seperti inilah yang membuat ceritamu jauh lebih menarik dan meninggalkan kesan hangat bagi orang lain.
3. Terlalu sering memeriksa ponsel
Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh PLOS One mengungkapkan bahwa setiap orang pada dasarnya mendambakan rasa dihargai dan didengarkan dalam setiap hubungan baik itu di lingkungan kerja, di rumah, maupun dalam pergaulan sehari-hari. Akan tetapi, tanpa disadari, kebiasaan mengecek ponsel saat sedang berbicara atau berinteraksi dapat menimbulkan kesan negatif.
Meskipun tidak dimaksudkan menyakiti, tindakan ini bisa membuat lawan bicara merasa diabaikan dan tidak dihormati. Tentu saja, tetap terhubung secara digital dan mengikuti tren media sosial itu penting. Tapi, jangan sampai interaksi virtual membuat kita lupa untuk hadir secara utuh dalam momen bersama orang-orang di sekitar. Kehangatan dan perhatian yang tulus tidak bisa digantikan oleh notifikasi di layar.
4. Terlalu sinis

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
