
Ilustrasi orang yang berkata baik-baik saja padahal tidak (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Mengungkapkan apa adanya apa yang dirasakan memiliki perbedaan yang signifikan dengan selalu mengatakan baik-baik saja padahal tidak. Sering kali ini bermula dari kejujuran mereka, baik kepada orang lain atau kepada diri sendiri.
Orang-orang yang selalu mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja padahal tidak baik-baik saja adalah orang yang selalu menggunakan topeng untuk menyembunyikan perasaannya.
Dilansir dari Geediting, psikologi mengatakan bahwa orang yang selalu membohongi perasaannya sendiri mungkin memiliki 7 sifat unik ini.
1. Orang yang Ingin Selalu Menjaga Kedamaian
Menurut psikologi, orang-orang yang selalu mengatakan baik-baik saja dan selalu menjawab "aku nggak papa kok" padahal yang terjadi malah sebaliknya, alasannya adalah karena ingin menjaga kedamaian dan menghindari konflik.
Mereka melakukan ini karena takut terhadap reaksi yang tidak mereka inginkan, pertengkaran, atau ketidaksetujuan yang akan muncul ketika mereka mengungkapkan masalah mereka dan apa yang mereka rasakan.
Bahkan ketika keadaan sedang kacau, mereka lebih memilih untuk memendam perasaan mereka. Menanggung beban mereka sendiri demi menjaga ketenangan dan rasa damai di lingkungan mereka hidup.
Namun, yang harus diingat adalah memendam perasaan terus menerus akan menyebabkan banyak kerugian daripada manfaat dalam jangka waktu panjang.
2. Memiliki Empati yang Besar
Orang yang selalu mengatakan bahwa mereka baik-baik saja memiliki empati yang cukup besar. Mereka takut apabila mengungkapkan perasaaan atau masalah mereka pada orang lain, akan memengaruhi orang tersebut.
Mereka khawatir akan menambah beban orang lain, sehingga lebih memilih untuk memikul beban mereka sendiri.
Orang-orang yang seperti ini adalah orang-orang yang empatinya besar dan berusaha untuk membuat hidup orang-orang yang ada di sekitarnya menjadi lebih mudah.
Namun, ingatlah bahwa membagikan perasaan atau masalah kepada orang lain itu tidak apa-apa. Karena bagaimana pun masalah yang dibagi akan menjadi masalah yang berkurang setengahnya. Meski tidak ada solusi, setidaknya perasaan akan sedikit lega.
3. Orang yang Tangguh

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
