Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 05.33 WIB

Ingin Menjadi Pribadi Kuat? Lakukan 4 Cara untuk Lebih Tangguh terhadap Setiap Langkah yang Ditempuh

Ilustrasi cara menjadi lebih tangguh terhadap setiap langkah yang ditempuh (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Ketahanan bukanlah sesuatu yang hanya dimiliki oleh segelintir orang secara alami melainkan kemampuan yang bisa dibentuk dan diperkuat seiring berjalannya waktu. Setiap orang memiliki potensi untuk mengembangkan ketahanan dalam dirinya lewat pengalaman, pembelajaran, dan dukungan yang tepat.

Ini bukan soal menjadi sempurna, namun tentang terus belajar bangkit dan beradaptasi saat menghadapi tantangan. Menariknya, peran orang tua sangat penting dalam proses ini. Mereka tidak hanya bisa menjadi contoh nyata dalam menghadapi kesulitan dengan kepala tegak, tetapi juga mampu membimbing anak-anak mereka guna membangun ketahanan sejak dini.

Melalui dorongan positif, komunikasi terbuka, dan lingkungan yang aman secara emosional, anak-anak bisa belajar cara mengenali emosi mereka, menyelesaikan masalah, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dalam menghadapi dunia yang penuh perubahan.

Ketahanan merupakan bekal hidup yang bisa ditanamkan bukan hanya untuk bertahan, tapi untuk berkembang. Dirangkum dari Very Well Mind, kamu dapat melakukan beberapa cara menjadi lebih tangguh terhadap setiap langkah yang ditempuh.

1. Ubah Pikiran Negatif

Orang yang tangguh memiliki kemampuan menghadapi situasi sulit secara realistis, tanpa terjebak dalam sikap menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Mereka memahami bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, dan daripada terus memikirkan apa yang tak bisa diubah, mereka memilih fokus pada langkah kecil yang dapat diambil demi memperbaiki keadaan.

Ketimbang menganggap masalah sebagai tembok yang tak mampu ditembus, mereka memandangnya sebagai tantangan yang bisa diurai sedikit demi sedikit. Menggeser fokus pada hal-hal positif yang dapat dilakukan adalah strategi efektif untuk keluar dari pola pikir negatif.

Pendekatan ini tidak hanya bermanfaat bagi orang dewasa, tetapi juga sangat penting untuk ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Anak-anak mampu belajar ketangguhan emosional saat mereka didorong dalam melihat tantangan dari sisi yang lebih positif dan penuh harapan.

Ketika mereka belajar bahwa kesulitan bukan akhir dari segalanya, tetapi justru peluang untuk tumbuh dan mengasah kemampuan, mereka akan lebih percaya diri dalam menghadapi situasi sulit di masa depan. Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat, anak-anak tidak hanya akan belajar bertahan, namun juga berkembang dengan hati yang kuat dan pikiran yang terbuka.

2. Mencari Dukungan

Menghadapi kesulitan hidup memang tidak mudah, dan membicarakannya dengan orang lain mungkin tidak serta-merta menyelesaikan masalah. Akan tetapi, berbagi cerita dengan orang terdekat yang suportif bisa memberikan dampak emosional yang sangat berarti.

Saat seseorang merasa didengarkan dan tidak sendirian, perasaan itu dapat menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan. Lebih dari itu, berdiskusi dengan orang lain sering membantu kita melihat tantangan dari sudut pandang yang berbeda, bahkan dapat memunculkan ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Hal ini tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, tetapi juga sangat penting dalam mendukung perkembangan emosional anak. Menurut Asosiasi Psikologi Amerika, membangun koneksi sosial menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat daya tahan terhadap stres.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore