Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 01.30 WIB

7 Sinyal Halus dari Tubuhmu yang Menunjukkan Pasanganmu Tidak Cocok untukmu, Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan saat first date. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan saat first date. (Freepik)

JawaPos.com - Cinta dan kecocokan bukanlah dua hal yang selalu berjalan berdampingan.

Seseorang bisa saja mencintai pasangannya, tetapi tetap merasa tidak nyaman atau tidak sepenuhnya cocok dalam hubungan tersebut.

Di sinilah pentingnya memahami sinyal-sinyal yang dikirimkan tubuh sebagai bentuk komunikasi bawah sadar.

Tubuh manusia memiliki cara unik dalam menyampaikan ketidaknyamanan yang mungkin tidak bisa diungkapkan secara verbal.

Dalam hubungan asmara, sinyal ini bisa muncul sebagai tanda bahwa pasangan mungkin bukan orang yang tepat.

Psikologi modern menyebutkan bahwa tubuh dapat bereaksi secara fisik dan emosional terhadap kondisi yang tidak selaras.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (27/5), berikut ini tujuh sinyal halus yang dikirimkan tubuh saat seseorang berada dalam hubungan yang tidak tepat.

Sinyal ini bisa menjadi petunjuk untuk melakukan evaluasi dan refleksi lebih dalam terhadap kondisi hubungan yang sedang dijalani.

1. Perasaan Tidak Nyaman di Perut

Insting atau firasat sering kali disebut sebagai alarm alami yang dimiliki manusia. Sensasi tidak nyaman di perut seperti gelisah atau mual tanpa alasan jelas bisa menjadi bentuk sinyal intuitif. Psikologi menjelaskan bahwa ini adalah bentuk komunikasi bawah sadar yang mencoba menarik perhatian terhadap sesuatu yang terasa tidak selaras.

Jika perasaan ini muncul secara konsisten saat bersama pasangan, meskipun tidak terjadi konflik nyata, ada kemungkinan tubuh sedang memperingatkan bahwa hubungan tersebut tidak sehat secara emosional.

2. Stres dan Kecemasan yang Terus Muncul

Rasa cemas yang terus menerus muncul meskipun hubungan terlihat baik di permukaan patut diwaspadai. Kecemasan terhadap hal-hal kecil seperti berbicara, berpakaian, atau bersikap sering kali menjadi tanda bahwa seseorang tidak merasa aman secara emosional.

Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh berada dalam mode siaga atau “fight or flight”, yang artinya tubuh merasa butuh perlindungan. Jika stres dan cemas menjadi rutinitas, kemungkinan besar tubuh sedang menolak situasi tersebut secara tidak sadar.

3. Ketegangan Fisik yang Tidak Bisa Dijelaskan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore