
Ilustrasi orang yang sering merasa cemas saat ada orang lain yang berjalan di belakangnya
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa jantung berdebar lebih cepat atau langkahmu mendadak kaku saat menyadari ada seseorang berjalan di belakangmu?
Reaksi seperti itu mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang, namun bagi yang mengalaminya, rasa cemas itu nyata dan cukup mengganggu.
Menurut psikologi, perasaan tidak nyaman saat ada orang di belakang kita bukan hanya soal rasa takut yang berlebihan, tetapi justru bisa mengungkap banyak hal tersembunyi tentang kepribadian kita.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (26/5), berikut merupakan 7 sifat asli yang dimiliki oleh orang yang sering merasa cemas saat ada orang lain yang berjalan di belakangnya, menurut psikologi.
1. Sering berpikir terlalu jauh tentang kemungkinan yang akan terjadi
Saat mendengar langkah kaki di belakang, orang dengan kecemasan tinggi biasanya langsung membayangkan berbagai kemungkinan.
Pikiran mereka bisa dengan cepat memunculkan skenario-skenario buruk, seperti merasa sedang diikuti, merasa dalam bahaya, atau berpikir harus segera mengambil tindakan.
Pola pikir ini merupakan bentuk perlindungan diri yang muncul secara otomatis.
Sayangnya, alih-alih menenangkan, cara berpikir ini justru sering membuat mereka merasa semakin tegang dan gelisah.
Hal ini juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana mereka cenderung terlalu memikirkan segala sesuatu, termasuk dalam hubungan sosial atau pekerjaan.
Meskipun melelahkan, kemampuan berpikir ke depan ini juga menunjukkan bahwa mereka teliti dan penuh kehati-hatian dalam menghadapi berbagai situasi.
2. Mudah terkejut atau panik karena hal-hal kecil
Orang-orang seperti ini cenderung sangat mudah untuk terkejut. Misalnya, ketika ada suara tiba-tiba, sentuhan tak terduga di pundak, atau bahkan batuk dari arah belakang, mereka bisa langsung melompat kaget.
Respons ini menunjukkan bahwa sistem saraf mereka sangat sensitif terhadap rangsangan.
Hal ini tidak selalu berarti mereka memiliki pengalaman traumatis di masa lalu, namun bisa juga karena memang kepribadian mereka yang sangat waspada.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
