
Ilustrasi ciri hubungan antar pasangan yang langgeng (jcomp/freepik.com)
JawaPos.com - Penelitian terbaru menyatakan bahwa banyak orang di Amerika Serikat hanya memiliki sedikit teman dekat yang benar-benar dipercayai, sementara hampir setengah dari pernikahan berakhir dengan perceraian.
Kondisi ini mencerminkan kenyataan bahwa menjalin hubungan yang dekat, mesra, dan langgeng menjadi semakin sulit bagi banyak orang.
Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital namun cenderung terasing secara emosional, hubungan yang benar-benar mendalam dan stabil sering kali terasa langka dan susah dipertahankan.
Melansir Psychology Today, berikut ini beberapa ciri hubungan antar pasangan yang langgeng dan harmonis hingga akhir hayat.
1. Saling percaya
Kepercayaan bersama dapat dianggap sebagai pilar utama yang mendasari keberhasilan hubungan jangka panjang. Tanpa adanya kepercayaan, hubungan cenderung kehilangan rasa aman dan rasa perlindungan yang esensial bagi kelangsungannya. Kepercayaan memungkinkan kedua belah pihak merasa dihargai, dipahami, dan terlindungi, sehingga memperkuat ikatan di antara mereka.
Rasa aman yang tercipta melalui kepercayaan ini menjadi landasan bagi hubungan yang lebih kokoh dan langgeng. Sebaliknya, tanpa kepercayaan, maka hubungan akan mudah terguncang, menjadi rapuh, dan lebih rentan mengalami keretakan yang sulit untuk disembuhkan.
Baca Juga: Penting Dipahami Para Perempuan, Inilah 8 Hal yang Sangat Dihargai Pria dalam Sebuah Hubungan
2. Saling menghormati dan berkomunikasi
Hubungan yang sehat tak akan terwujud tanpa adanya saling menghormati di antara kedua pihak. Salah satu cara paling jelas dalam mengetahui apakah ada rasa hormat atau tidak di hubungan adalah dengan melihat bagaimana kedua orang tersebut berkomunikasi satu sama lain.
Komunikasi yang tidak menghormati biasanya ditunjukkan lewat kritik tajam, penilaian negatif, atau sindiran yang berulang tentang karakter atau nilai seseorang. Dalam teori komunikasi, hal ini dikenal sebagai "keras pada orangnya, lembut pada masalahnya."
Komunikator yang efektif tahu bagaimana memisahkan masalah atau perilaku dari orang tersebut, dengan tetap menghargai orangnya sambil memberikan pendapat yang tegas tentang masalah yang ada. Sebaliknya, seorang komunikator yang kurang efektif justru menyerang pribadi orang tersebut, sambil meremehkan atau mengabaikan masalah yang sebenarnya perlu diselesaikan.
3. Kasih sayang dan keterbukaan
Penulis Ronald Adler dan Russell Proctor II menyebut, ada empat cara utama yang dapat membantu kita merasa lebih dekat dan terhubung dengan orang lain. Mereka mengidentifikasi strategi yang mampu mempererat hubungan antar individu, dan menciptakan rasa kedekatan emosional.
Selain itu, hal tersebut juga meningkatkan kualitas komunikasi dalam berbagai konteks sosial. Cara-cara ini menjadi kunci guna membangun hubungan yang lebih dalam dan penuh makna, serta menciptakan ikatan yang lebih kuat di antara kita dan orang-orang di sekitar kita.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
