Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 01.35 WIB

Hati-Hati, 7 Kebiasaan Berhemat Ini Justru Bikin Dompet dan Rekening Makin Terkuras Parah

Ilustrasi orang yang sedang berhemat untuk jangka pendek. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sedang berhemat untuk jangka pendek. (Freepik)

JawaPos.com – Siapa yang tidak suka berhemat atau mencari berbagai cara efektif untuk memangkas pengeluaran sehari-hari demi mencapai tujuan finansial lebih baik?

Hampir semua orang pasti berusaha keras menemukan penawaran paling menguntungkan atau pilihan yang paling terjangkau di pasaran saat ini.

Namun, tahukah anda, ada beberapa kebiasaan yang pada awalnya terlihat sangat cerdas atau menghemat, padahal justru merugikan finansial dalam jangka panjang yang tidak disadari?

Praktik-praktik penghematan jangka pendek ini pada akhirnya akan memakan biaya jauh lebih besar daripada yang pernah dibayangkan sebelumnya.

Melansir dari Geediting.com Rabu (21/05), berikut beberapa kebiasaan hemat yang justru merugikan finansial anda.

  1. Membeli barang murah yang tidak tahan lama

Satu di antara kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah memilih produk dengan harga termurah tanpa mempertimbangkan kualitas atau ketahanannya sama sekali.

Barang-barang ini biasanya cepat rusak, aus, atau tidak berfungsi maksimal sehingga memerlukan penggantian berkali-kali dalam waktu singkat.

  1. Menunda perbaikan yang penting

Mengabaikan perbaikan kecil pada komponen rumah tangga atau kendaraan demi menghemat uang sesaat terbukti dapat berakibat fatal kemudian hari.

Masalah kecil yang tidak ditangani segera seringkali berkembang menjadi kerusakan besar tak terduga dengan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.

  1. Memaksakan memperbaiki sesuatu sendiri

Beberapa orang mencoba mengerjakan proyek perbaikan rumah secara mandiri padahal tidak memiliki keahlian khusus atau alat yang memadai untuk melakukannya dengan baik.

Alih-alih berhemat, hasil pekerjaan bisa jadi sangat buruk atau bahkan membutuhkan perbaikan ulang oleh profesional dengan biaya tambahan berlipat ganda.

  1. Mengabaikan perawatan diri

Menunda kunjungan rutin ke dokter gigi atau pemeriksaan kesehatan umum demi menghemat biaya jangka pendek bisa menjadi bumerang besar kemudian.

Masalah kesehatan yang terdeteksi terlambat akan membutuhkan perawatan medis intensif dan sangat mahal di masa depan yang tidak terduga.

  1. Tidak berinvestasi pada kualitas makanan

Memilih makanan dengan harga super murah yang kurang bergizi mungkin tampak hemat setiap hari, tetapi ini berisiko serius bagi kesehatan tubuh jangka panjang.

Pola makan buruk secara terus-menerus dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis dan memicu biaya medis yang tinggi bertahun-tahun kemudian.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore