Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 00.16 WIB

7 Perilaku Umum yang Muncul Akibat Kebutuhan Emosional Tidak Diprioritaskan Saat Masa Anak-Anak

Ilustrasi refleks meminta maaf berlebihan (Freepik) - Image

Ilustrasi refleks meminta maaf berlebihan (Freepik)

JawaPos.com – Tumbuh dalam lingkungan yang mengabaikan kebutuhan emosional sejak kecil dapat membentuk pola perilaku tertentu saat dewasa.

Kebutuhan emosional merupakan dorongan dasar manusia untuk merasa diterima, dimengerti, dan dihargai oleh lingkungan sekitar.

Memahami dampak dari pengabaian kebutuhan emosional masa kecil membantu mengenali pola perilaku yang menghambat perkembangan diri.

Berikut 7 perilaku umum yang muncul akibat kebutuhan emosional tidak diprioritaskan saat masa anak-anak dilansir dari laman Dmnews, Rabu (21/5):

1. Refleks Meminta Maaf Berlebihan

Kebiasaan mengucapkan maaf meski tidak bersalah bisa mencerminkan perasaan bersalah kronis akibat tidak dihargainya kehadiran di masa kecil. Respons ini terbentuk ketika seseorang merasa keberadaannya mengganggu orang lain.

Mengganti ucapan maaf dengan bentuk apresiasi bisa membangun rasa percaya diri. Perubahan kecil ini mengurangi tekanan emosional saat berinteraksi.

2. Selalu Menyenangkan Orang Lain

Kecenderungan mengutamakan kebutuhan orang lain muncul saat validasi diri tidak terpenuhi sejak dini. Pola ini membuat individu mengabaikan batas kenyamanan pribadi demi penerimaan sosial.

Menetapkan batas secara bertahap dapat memperkuat rasa hormat terhadap diri sendiri. Kesadaran akan batas tersebut menciptakan relasi yang lebih sehat.

3. Takut Menyuarakan Pendapat

Diam dalam situasi penting sering terjadi bila pendapat pernah dianggap tidak berarti. Keyakinan bahwa suara pribadi akan ditolak membuat seseorang memilih tidak bersuara.

Melatih keberanian dari hal sederhana mendorong peningkatan rasa percaya diri. Setiap pendapat yang dibagikan membentuk kepercayaan terhadap nilai diri.

4. Menghindari Konflik secara Ekstrem

Menjauhi konflik bisa menjadi kebiasaan bila perbedaan pendapat dianggap mengancam pada masa kecil. Reaksi ini berujung pada pengorbanan kebutuhan pribadi demi menghindari ketegangan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore