Ilustrasi ketenangan (Dok. Tirachardz/Freepik)
JawaPos.com - Saat menghadapi situasi yang genting, sebagian orang bisa merasa panik sehingga tidak menyadari hal-hal di sekitarnya. Namun, orang tenang cenderung lebih peka terhadap situasi daripada kebanyakan orang. Apa alasannya?
Berdasarkan penelitian Brown dan Ryan (2003) yang dipublikasikan di psycnet.apa.org, kesadaran penuh (mindfulness) memiliki keterikatan dengan kondisi psikologis orang yang tenang.
Kepekaan terhadap situasi sekitar juga bisa disebut mindfulness, yakni kesadaran momen saat ini yang berperan penting pada kesejahteraan psikologis.
Dengan memiliki pikiran yang tenang, Anda dapat lebih fokus bahkan mudah memecahkan masalah pada situasi darurat sekalipun karena diri Anda sadar pada lingkungan sekitar.
Mereka memiliki kontrol yang baik terhadap emosi sehingga pada situasi kritis, si tenang dapat berpikir dengan jernih dan sadar pada apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan alami di sekitar mereka.
Berbeda dengan orang yang mudah panik, seketika pikirannya akan mudah penuh dengan kekhawatiran, ketakutan, dan rasa tidak mampu. Jika dalam mengelola emosi masih kesulitan, begitupun untuk peka dengan situasi sekitar karena pikirannya kalut dalam pikiran negatif.
Bagaimana Cara untuk Menjadi Tenang?
Mengelola ketenangan bukanlah hal mudah atau bahkan dapat dikuasai dalam waktu yang singkat. Setiap orang memiliki tingkat ketenangan berbeda yang dipengaruhi oleh berbagai hal.
Lingkungan sosial, situasi tempat kerja, tuntutan sosial, media sosial, gender, penyakit, hingga geopolitik bisa menjadi faktor seseorang memiliki ketenangan.
Dilansir dari laman yourpowerunleashed.org, kepercayaan diri juga dianggap memiliki hubungan erat terhadap ketenangan diri. Semakin Anda percaya pada diri sendiri, maka semakin yakin Anda dalam menghadapi situasi dengan tenang.
Namun jangan khawatir, memiliki pikiran tenang dapat dilatih. Berikut adalah 4 langkah untuk menjadi orang yang lebih tenang dalam menghadapi berbagai situasi.
1. Pahami Diri Sendiri
Latar belakang dikatakan menjadi faktor seseorang mendapatkan kepercayaan diri. Tidak ada cara lain untuk percaya pada diri sendiri selain memahami latar belakang Anda sendiri.
Ibarat Anda bertemu dengan orang asing, Anda harus mengetahui latar belakangnya agar bisa mempercayai orang tersebut sepenuhnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
