
Ilustrasi tujuh sifat unik yang ditunjukkan oleh orang-orang yang lebih suka mengenakan pakaian lama daripada menghabiskan uang untuk membeli sesuatu yang baru.
JawaPos.com - Anda mungkin pernah melihat orang yang selalu memakai pakaian yang sama hampir setiap kali bertemu. Mereka mungkin adalah orang-orang yang lebih suka dengan pakaian lama mereka yang sudah usang daripada membeli sesuatu yang baru dan mencolok.
Menurut psikologi, memilih pakaian yang lama daripada membeli yang baru dapat menunjukkan sifat dan kepribadian tertentu dari orang tersebut. Mereka mungkin orang yang lebih menyukai kenyamanan yang familiar dibandingkan sensasi tren mode terkini.
Dilansir dari Geediting, inilah tujuh sifat unik yang ditunjukkan oleh orang-orang yang lebih suka mengenakan pakaian lama daripada menghabiskan uang untuk membeli sesuatu yang baru.
1. Mementingkan kenangan dari barang itu
Terkadang, kenangan yang dijahit pada sepotong pakaian terasa jauh lebih berharga daripada harganya. Itu bisa saja sebuah hoodie yang mengingatkan Anda pada hari-hari yang lebih sederhana, atau celana jins yang Anda kenakan saat perjalanan darat pertama Anda.
Bila Anda memilih untuk menyimpan barang-barang ini, Anda mendahulukan sentimen di atas kesan eksternal. Individu yang melekatkan kenangan positif pada objek-objek biasa atau barang dapat mengalami lebih sedikit kecemasan dan kepuasan yang lebih besar secara keseluruhan.
2. Memperhatikan dampak lingkungan
Berbagai penelitian membuktikan bahwa kesadaran penuh dapat meningkatkan kesejahteraan mental. Hal yang sama berlaku untuk kebiasaan kesadaran penuh seperti menggunakan kembali dan mengurangi sampah.
Kebiasaan ini menyelaraskan kebiasaan sehari-hari kita dengan nilai-nilai yang lebih dalam. Mengenakan pakaian lama memperpanjang masa pakainya dan menurunkan permintaan terhadap mode cepat, yang terkenal karena dampaknya terhadap lingkungan.
Dengan bertahan dengan apa yang Anda miliki, Anda secara diam-diam menantang siklus konsumsi berlebihan.
3. Mengutamakan kenyamanan dan keaslian
Saat Anda cukup percaya diri untuk mengenakan kaus pudar, sering kali itu berarti Anda memprioritaskan kenyamanan pada diri sendiri. Hal yang lebih penting adalah bagaimana perasaan Anda saat tampil sebagai diri sendiri, tanpa perlu bersembunyi di balik label merek atau lemari pakaian baru.
Seperti yang pernah dikatakan Glennon Doyle, "Kita bisa melakukan hal-hal yang sulit." Memilih pakaian lama Anda mungkin tampak sepele, tetapi setiap kali Anda memilih yang akrab daripada yang mencolok, Anda memperkuat gagasan bahwa harga diri Anda tidak terikat pada kilau materi.
4. Memiliki rasa syukur yang kuat
Penelitian dari Jurnal Psikologi Positif menunjukkan bahwa mempraktikkan rasa syukur dalam cara-cara kecil dan konsisten dapat meningkatkan ketahanan emosional secara signifikan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
