
Ilustrasi pernah mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang saat masa kecil. (Freepik)
JawaPos.com – Mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang saat masa kecil ternyata dapat membentuk berbagai sifat tertentu dalam kehidupan dewasa.
Saudara pecundang merujuk pada individu yang merasa lebih rendah dibandingkan saudara kandungnya dalam sistem keluarga.
Menurut Charlynn Ruan, psikolog klinis dari Thrive Psychology Group, label masa kecil sangat mempengaruhi pembentukan identitas hingga dewasa.
Memahami dampak identifikasi sebagai saudara pecundang penting agar mampu membangun kepercayaan diri dan hubungan yang lebih sehat.
Berikut 7 sifat umum yang berkembang pada orang dewasa yang pernah mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang dilansir dari laman Huffpost, Selasa (29/4):
1. Harga Diri Rendah
Individu yang merasa tidak dihargai dalam keluarganya cenderung memiliki citra diri negatif. Pola pikir serba-atau-tidak sama sekali memperparah persepsi ini.
Biasanya, keyakinan seperti "tidak berharga" atau "selalu salah" tumbuh dalam benak. Situasi ini bisa membatasi potensi serta pencapaian mereka di masa depan.
2. Sikap Menyenangkan Orang Lain
Mencari validitas eksternal menjadi dorongan utama dalam membangun hubungan sosial. Kebutuhan berlebihan untuk disukai sering mengabaikan kebutuhan pribadi.
Batasan diri menjadi kabur demi memenuhi harapan orang lain. Akibatnya, hubungan sosial yang terjalin kerap tidak seimbang.
3. Kompensasi Berlebihan
Berusaha menutupi rasa rendah diri dengan mengembangkan keterampilan ekstra menjadi strategi bertahan. Humor, kreativitas, atau prestasi akademik sering menjadi pelarian emosional.
Meski tampak positif, dorongan ini lahir dari kebutuhan diterima, bukan ekspresi otentik. Tekanan internal ini berisiko menimbulkan kelelahan emosional.
4. Menghindari Persaingan

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
