
Ilustrasi orang yang memperlakukan ulang tahun mereka sama seperti hari lainnya (freepik)
JawaPos.com - Setiap tahun, hari istimewa itu selalu datang. Hari kelahiranmu. Namun, bagi sebagian orang, hari itu diperlakukan sama saja dengan hari-hari lainnya dalam kalender.
Mungkin tampak aneh bagi sebagian orang, tetapi menurut seorang psikolog, individu yang meremehkan hari ulang tahun mereka biasanya menunjukkan ciri-ciri tertentu yang menjadi alasan mereka bisa seperti itu.
Ciri-ciri ini dapat mengungkap karakter seseorang dan bahkan pendekatan mereka terhadap bisnis dan kehidupan secara umum. Anda penasaran? Simak penjelasan selengkapnya seperti dikutip dari laman Small Biz Technology, Rabu (23/4).
1. Mereka menghargai kesederhanaan
Orang-orang yang memperlakukan hari ulang tahun mereka seperti hari lainnya, umumnya menghargai kesederhanaan dalam hidup mereka.
Ini bukan tentang menghindari perayaan atau mengabaikan tonggak sejarah, melainkan cerminan preferensi mereka terhadap pendekatan hidup yang lugas dan tidak rumit.
Sifat ini sering kali juga berlaku dalam kehidupan profesional mereka. Mereka cenderung membuat keputusan bisnis yang langsung dan efisien, serta menghindari kerumitan yang tidak perlu.
2. Mereka percaya diri
Orang-orang yang merayakan ulang tahun mereka seperti hari-hari lainnya biasanya memiliki rasa percaya diri yang tinggi.
Mereka tidak membutuhkan validasi atau perhatian yang datang bersama perayaan ulang tahun karena mereka yakin dengan harga diri mereka sendiri.
3. Mereka kurang terpengaruh oleh norma-norma masyarakat
Orang-orang yang merayakan ulang tahun mereka seperti hari-hari lainnya biasanya tidak terlalu terpengaruh oleh norma-norma sosial.
Mereka tidak merasa perlu menyesuaikan diri dengan harapan tradisional akan perayaan atau pesta besar, dan memilih merayakan hari itu dengan cara mereka sendiri yang unik.
Menariknya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Psychology, orang-orang yang menolak norma-norma sosial cenderung lebih inovatif dan kreatif.
Hal ini karena mereka tidak terikat oleh pemikiran konvensional dan lebih terbuka untuk mengeksplorasi ide-ide dan pendekatan baru.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
