
Ilustrasi delapan ciri orang yang suasana hatinya mudah terpengaruh oleh cuaca.
JawaPos.com - Beberapa orang memiliki emosi yang cepat berubah. Saat cuaca cerah, mereka akan tersenyum lebar, dan ketika hujan mereka akan merasa sedih.
Psikologi menunjukkan bahwa cuaca dapat memiliki dampak signifikan pada suasana hati seseorang.
Sebagian orang lebih rentan memiliki sifat-sifat yang membuatnya lebih peka terhadap cuaca. Dilansir dari Geediting, inilah delapan ciri orang yang suasana hatinya mudah terpengaruh oleh cuaca.
1. Sangat sensitif
Orang yang sensitif terhadap cuaca biasanya juga cukup sensitif secara umum. Mereka tidak hanya terpengaruh oleh cuaca tetapi dengan berbagai hal dalam hidupnya. Perubahan sekecil apapun pada suhu, atau bahkan arah angin dapat merubah suasana hatinya.
Hari yang cerah mungkin membuatnya merasa gembira dan bersemangat, sedangkan hujan deras yang tiba-tiba dapat membuat mereka merasa murung dan lelah. Kepekaan yang meningkat ini tidak hanya terbatas pada respons emosional mereka terhadap cuaca. Namun juga meluas ke reaksi fisik mereka.
Mereka mungkin mengalami sakit kepala saat cuaca berubah atau sulit tidur saat gelombang panas.
2. Berempati terhadap lingkungan
Mereka biasanya memiliki hubungan yang mendalam dengan alam. Ketika hujan tiba, jika semua orang merasa terganggu, mereka mendapati dirinya merasa tenang dan damai.
Pemandangan hujan turun membuatnya merasakan ketenangan yang sudah lama tidak ia rasakan. Namun, pada hari-hari yang panas, mereka bisa menjadi tidak sabar, mudah tersinggung, atau sulit berkonsentrasi pada apapun.
Seolah-olah dunia luar mencerminkan dunia dalam diri kita, menciptakan harmoni yang indah, meskipun terkadang menantang.
3. Perubahan kadar serotonin
Serotonin, sering disebut sebagai “hormon bahagia”, memainkan peran utama dalam mengatur suasana hati kita. Inilah sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui, produksi hormon ini dalam tubuh kita sebenarnya dipengaruhi oleh sinar matahari.
Lebih banyak sinar matahari menyebabkan lebih banyak produksi serotonin, yang pada gilirannya meningkatkan suasana hati kita. Ini dapat menjelaskan mengapa kita umumnya merasa lebih bahagia dan lebih energik pada hari yang cerah.
Di sisi lain, kurangnya sinar matahari dapat mengakibatkan rendahnya kadar serotonin, yang berpotensi menimbulkan perasaan sedih atau bahkan depresi. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa sebagian orang merasa sedih selama bulan-bulan musim dingin, suatu kondisi yang dikenal sebagai Gangguan Afektif Musiman.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
