Ilustrasi seseorang yang selalu bercanda dan jarang serius (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Setiap kelompok pertemanan hampir pasti punya satu orang yang selalu bisa bikin suasana jadi cair.
Ia dikenal sebagai si tukang bercanda - entah lewat lelucon, sindiran lucu, atau ekspresi kocak yang seolah tak pernah habis.
Tapi, di balik tawa yang sering mereka tebar, ada kisah yang tidak selalu ceria.
Menurut psikologi, orang-orang yang selalu bercanda dan jarang terlihat serius justru sering kali memiliki pengalaman masa tumbuh dewasa yang cukup kompleks.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (15/4), terdapat tujuh pengalaman umum yang sering dialami oleh orang dengan kepribadian seperti ini menurut kajian psikologi.
Banyak orang yang cenderung humoris tumbuh di lingkungan di mana menunjukkan emosi bukanlah sesuatu yang didukung.
Saat menangis dianggap lemah atau berbicara tentang perasaan justru membuat tidak nyaman, mereka belajar menggantinya dengan tawa.
Menurut psikologi perkembangan, ini dikenal sebagai mekanisme pertahanan emosi, di mana seseorang menggunakan humor sebagai cara untuk menghindari rasa sakit atau kerentanan.
2. Tumbuh di Lingkungan yang Tidak Stabil atau Penuh Tekanan
Beberapa orang yang dewasa menjadi "badut" dalam pergaulan, dulunya hidup di rumah yang penuh tekanan - entah karena konflik orang tua, ketidakpastian ekonomi, atau pengalaman traumatis.
Di situasi seperti itu, humor menjadi pelarian yang aman.
Dengan membuat orang lain tertawa, mereka bisa mengalihkan perhatian dari kenyataan pahit yang mereka alami sehari-hari.
3. Kurangnya Validasi Emosional dari Orang Terdekat
Validasi emosi adalah kebutuhan dasar anak.
Ketika seorang anak merasa sedih, takut, atau bingung, ia membutuhkan sosok dewasa yang bisa mengatakan, "Perasaanmu wajar, aku mengerti."
Namun, banyak yang justru mendapat respons seperti, "Jangan lebay," atau "Ah, gitu aja nangis."
Akibatnya, mereka belajar menyamarkan perasaan lewat tawa atau candaan, karena itu satu-satunya bentuk "komunikasi" yang diterima dengan baik oleh lingkungan mereka.
4. Mengembangkan Humor Sebagai Mekanisme Sosial

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
