Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 April 2025 | 16.01 WIB

7 Ciri Seseorang Ahli Memanipulasi Emosi dan Cara Mengenalinya agar Terhindar dari Permainan Psikologis

Ilustrasi manipulasi emosi. (Freepik) - Image

Ilustrasi manipulasi emosi. (Freepik)

JawaPos.com – Kemampuan mengenali ciri-ciri manipulasi emosi sangat berguna untuk melindungi diri dari interaksi yang merugikan.

Manipulasi emosi merupakan tindakan mengendalikan respons emosional orang lain demi kepentingan pribadi.

Memahami ciri manipulasi emosi dapat membantu menjaga batas psikologis dalam hubungan interpersonal sehari-hari.

Berikut 7 ciri seseorang ahli memanipulasi emosi dan cara mengenalinya agar terhindar dari permainan psikologis dilansir dari laman Smallbusinessbonfire, Minggu (13/4):

1. Kuasai Bahasa Tubuh

Isyarat fisik kerap menjadi alat manipulasi yang tidak disadari seperti kontak mata intens dan ekspresi wajah tertentu. Gestur halus bisa menciptakan rasa kepercayaan semu dan membingungkan persepsi emosional.

Seseorang dapat memanfaatkan keheningan atau sentuhan kecil untuk mengontrol suasana. Pemahaman terhadap gerakan non-verbal ini membantu mengenali niat tersembunyi.

2. Selalu Jadi Korban

Perilaku ini membuat pelaku tampak lemah agar mendapat simpati dan menghindari tanggung jawab atas kesalahan sendiri. Mereka menciptakan narasi penuh penderitaan agar tidak disalahkan dalam situasi apapun.

Taktik ini bertujuan mengalihkan fokus dari peran aktif dalam konflik atau kegagalan. Sikap ini mengaburkan batas antara kenyataan dan ilusi emosional.

3. Pancing Validasi Terus-Menerus

Komentar merendahkan diri seperti keluhan tentang kekurangan pribadi digunakan untuk memancing pujian. Strategi ini dikenal dengan istilah fishing for compliments yang bertujuan membangun kepercayaan palsu.

Dorongan semacam ini sering muncul dari ego yang rapuh dan narsisme tersembunyi. Sadar terhadap pola ini membantu menghindari jebakan empati palsu.

4. Tanam Rasa Bersalah

Kata-kata yang dirancang untuk memicu perasaan bersalah biasanya muncul dalam bentuk tuduhan terselubung. Ungkapan seperti “Kalau benar peduli pasti...” dimaksudkan memanipulasi perilaku lawan bicara.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore