
Ilustrasi seseorang yang mendukung pemimpin otoriter
JawaPos.com - Di berbagai belahan dunia, munculnya pemimpin otoriter seringkali mengejutkan sebagian orang.
Bagaimana mungkin seseorang yang membatasi kebebasan, menyebarkan ketakutan, dan menolak kritik mendapatkan dukungan luas dari masyarakat?
Ternyata, ada alasan psikologis yang cukup dalam di balik kecenderungan ini.
Psikologi telah meneliti faktor-faktor kepribadian dan kondisi sosial yang membuat individu lebih rentan mendukung figur otoriter.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (10/4), terdapat 7 alasan psikologis utama yang berperan dalam fenomena tersebut.
1. Ketakutan akan Ketidakpastian dan Ambiguitas
Individu yang tidak nyaman dengan ketidakpastian dalam hidup cenderung mencari struktur yang kaku dan pemimpin yang tegas.
Dalam psikologi, ini dikenal sebagai need for cognitive closure — kebutuhan akan jawaban yang jelas dan akhir yang pasti.
Pemimpin otoriter sering menawarkan narasi yang sederhana, hitam-putih: siapa yang benar, siapa yang salah, siapa musuh, dan siapa teman.
Narasi ini menenangkan mereka yang merasa gelisah dengan dunia yang kompleks dan berubah cepat.
2. Konformitas Tinggi dan Ketundukan pada Otoritas
Menurut teori Authoritarian Personality yang dikembangkan oleh Adorno dan kawan-kawan, beberapa orang menunjukkan kecenderungan untuk tunduk secara buta kepada otoritas yang mereka anggap sah.
Mereka menghargai aturan ketat, percaya bahwa ketertiban lebih penting daripada kebebasan, dan sering menganggap perbedaan atau pembangkangan sebagai ancaman.
Mereka mendukung pemimpin otoriter karena pemimpin tersebut mencerminkan nilai-nilai yang mereka anggap ideal: disiplin, hierarki, dan kepatuhan.
3. Pandangan Dunia yang Penuh Ancaman

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
