Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 18.19 WIB

Inilah 5 Hal yang Dilakukan Gen Z Saat Tidak Dihargai di Tempat Kerja, Salah Satunya Pulang Lebih Awal

Generasi Z. (Freepik) - Image

Generasi Z. (Freepik)

JawaPos.com – Menurut salah satu studi nilai-nilai dan perspektif Gen Z yang sangat berbeda telah mengirimkan dampak berantai ke seluruh budaya generasi mulai dari teknologi, hingga isu-isu sosial, tempat kerja, politik, dan konsumsi.

Keinginan mereka untuk menemukan makna dan tujuan, sekaligus menantang stereotip dan stigma tradisional, menciptakan dunia baru bagi mereka untuk hidup, tetapi juga berbenturan dengan generasi yang lebih tua yang telah memantapkan posisi mereka di lingkungan saat ini.

Kebencian dan ketegangan antargenerasi ini paling umum terjadi di tempat kerja, di mana karyawan Gen Z memperjuangkan kebutuhan dan harapan mereka sendiri sementara generasi yang lebih tua secara aktif menolak.

Dilansir dari laman YourTango, berikut 5 hal yang sering dilakukan gen z saat mereka tidak dihargai di tempat kerja.

1. Berhenti secara diam-diam

Bersamaan dengan mentalitas budaya kerja keras generasi yang lebih tua di tempat kerja, yang bekerja keras demi kesetiaan kepada atasan, Gen Z yang mengadopsi tren untuk berhenti diam-diam yang merupakan suatu hal pertentangan tajam.

Dengan memenuhi persyaratan minimum dalam peran mereka, pekerja Gen Z hanya melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka, menolak untuk berprestasi lebih tanpa kompensasi atau pengakuan atas apa yang telah mereka lakukan.

Mengingat Gen Z cenderung lebih mengutamakan keseimbangan kehidupan kerja di atas segalanya dalam kehidupan profesional mereka, tidak mengherankan jika mereka melindungi waktu pribadi dan kesejahteraan umum mereka dengan menolak menanggung stres, kecemasan, atau tanggung jawab tambahan tanpa manfaat tambahan apa pun di tempat kerja.

2. Mengambil waktu cuti yang lama

Memanfaatkan waktu libur telah menjadi salah satu cara diam-diam pekerja Gen Z membalas dendam terhadap atasan mereka atas perlakuan tidak adil di tempat kerja.

Hal ini mulai dari memanfaatkan seluruh waktu sakit mereka, mengambil cuti kesehatan, dan bahkan menjadwalkan liburan selama jam-jam sibuk di kantor, memanfaatkan waktu libur mereka bukan sekadar hak, tetapi terkadang juga merupakan tindakan pembangkangan terhadap budaya tempat kerja yang memaksa.

3. Pulang kerja lebih awal

Pekerja Gen Z makin peduli dengan penetapan dan prioritas batasan kerja guna melindungi kesejahteraan pribadi dan waktu mereka, entah itu berarti pulang kerja lebih awal guna mencegah kejenuhan, menetapkan batasan pada pekerjaan ekstra yang mereka ambil, atau menjadwalkan hari kesehatan selama periode sibuk dalam setahun.

Sementara beberapa tim pimpinan merasa nyaman dengan karyawan mereka yang meluangkan waktu untuk diri mereka sendiri atau pulang lebih awal saat mereka perlu, yang lain memaksakan rutinitas yang ketat dan kaku di tempat kerja.

4. Tidak menyimpan kontak langsung dari kantor

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore