Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 19.45 WIB

Orang yang Sering Berpura-pura Bahagia dalam Hidup Biasanya Menampilkan 8 Tanda Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang pura-pura bahagia. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang pura-pura bahagia. (Freepik)

JawaPos.com – Pernahkah anda merasa seseorang seperti menyenbunyikan sesuatu ketika bersama? Hal tersebut seperti tersenyum tipis dan tertawa seadanya. Mereka seolah berpura-pura bahagia dengan lelucon yang dilontarkan.

Menurut psikologi, berpura-pura bahagia seringkali menyebabkan perjuangan internal dalam diri mereka. Orang selalu memasang perasaan yang berkebalikan dengan apa yang tengah mereka rasakan.

Dikutip dari Greediting pada Jumat (28/3), berikut 8 tanda yang sering sekali ditunjukkan oleh seseorang yang berpura-pura bahagia dalam hidup. Simak penjelasannya.

  1. Kesulitan mengindentifikasi perasaan sendiri

Ketika anda terlalu sibuk untuk membuat orang lain bahagia, anda bisa kehilangan kontak dengan emosi anda sendiri. 

anda menjadi sangat terbiasa untuk menekan perasaan anda yang sebenarnya, sehingga menjadi lebih sulit untuk mengenalinya ketika mereka muncul.

Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan matinya rasa emosional. Bukan karena anda tidak merasakan apa-apa, melainkan karena anda tidak yakin dengan apa yang anda rasakan lagi.

  1. Kehilangan identitas diri

Salah satu hal yang dihadapi oleh mereka yang berpura-pura bahagia adalah kehilangan diri mereka sebenarnya.

Hal ini terjadi karena anda terus berpura-pura dan menekan emosi anda yang sebenarnya. Sehingga anda perlahan-lahan mulai melupakan seperti apa emosi nyata itu.

Hilangnya identitas diri ini bisa sangat meresahkan, bahkan bagi anda yang berpura-pura bahagia sekalipun. Jadi jika anda gembira atau sedih, damai atau marah, terimalah perasaan anda. 

  1. Kelelahan terus menerus

Pastinya berpura-pura bahagia tidak hanya menguras emosi, tetapi juga melelahkan secara fisik. Berpura-pura menjadi seseorang yang bukan diri sendiri juga membutuhkan banyak energi untuk menjalani kehidupan. 

Bagaimanapun, anda selalu diminta untuk waspada, selalu sadar akan bagaimana anda bereskpresi, dan terus-menerus berusaha menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.

Hal itu dapat membuat anda kewalahan hingga kelelahan karena mempertahankan hal yang sama secara konsisten.

  1. Merasa sendirian 

Ketika anda berpura-pura bahagia, sulit bagi anda untuk membuat berbaur dan menjalin koneksi dengan orang lain. 

Hal ini dikarenakan anda menampilkan versi diri anda yang tidak nyata, dan itu dapat menyebabkan perasaan terisolasi dari orang lain.

Mereka pastinya pernah mencoba untuk berbaur dengan orang lain, namun menjadi pura-pura membuat dirinya malah jauh dari orang yang didekatinya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore