Ilustrasu pria menikah dengan wanita bukan karena cinta. (Freepik)
JawaPos.com - Pernikahan sering kali dianggap sebagai ikatan suci yang didasari oleh cinta dan kasih sayang. Namun, kenyataannya, ada juga pernikahan yang dilandasi oleh alasan-alasan praktis atau keuntungan tertentu. Psikologi menyoroti beberapa ciri yang mungkin ditunjukkan oleh pria yang menikah bukan karena cinta.
Dilansir dari geediting.com pada Selasa (25/3), berikut lima tanda pria yang menikah lebih karena kenyamanan dan keuntungan daripada cinta, menurut psikologi.
1. Utamakan Stabilitas dan Keamanan Finansial
Satu di antara indikator penting adalah ketika pria lebih fokus pada aspek finansial dan keamanan yang ditawarkan oleh calon pasangannya. Mereka mungkin sangat tertarik dengan status ekonomi, aset, atau prospek karir wanita tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pertimbangan materi menjadi prioritas utama dalam keputusan mereka untuk menikah.
Pria seperti ini mungkin merasa bahwa pernikahan adalah cara untuk meningkatkan status sosial atau mencapai kestabilan finansial yang lebih baik. Mereka melihat pernikahan sebagai sebuah transaksi yang menguntungkan secara materi.
2. Berbicara Transaksional Tentang Pasangan
Cara seorang pria berbicara tentang pasangannya juga bisa menjadi petunjuk. Jika mereka sering menggunakan bahasa yang transaksional, seolah-olah sedang membicarakan sebuah kesepakatan bisnis, ini bisa menjadi pertanda. Mereka mungkin menyebutkan keuntungan-keuntungan yang mereka dapatkan dari pernikahan ini.
Misalnya, mereka mungkin berkata, "Dia sangat membantu dalam bisnis saya" atau "Dengan menikahinya, saya bisa lebih mudah mendapatkan pinjaman." Ungkapan-ungkapan seperti ini menunjukkan kurangnya kedalaman emosional dalam hubungan.
3. Menghindari Keintiman Emosional Mendalam
Pria yang menikah untuk kenyamanan cenderung menghindari keintiman emosional yang mendalam dengan pasangannya. Mereka mungkin tidak tertarik untuk berbagi perasaan, ketakutan, atau impian mereka. Komunikasi mereka lebih fokus pada hal-hal praktis dan permukaan saja.
Mereka mungkin merasa tidak perlu membangun koneksi emosional yang kuat karena pernikahan ini didasari oleh alasan lain. Keintiman emosional yang dangkal ini bisa menjadi indikasi kurangnya cinta dalam hubungan.
4. Riwayat Keputusan Pragmatis dalam Hubungan
Melihat kembali riwayat hubungan seorang pria juga bisa memberikan gambaran. Jika dia memiliki pola mengambil keputusan yang sangat pragmatis dan berdasarkan perhitungan keuntungan dalam hubungan sebelumnya, kemungkinan besar hal ini juga berlaku dalam pernikahan. Mereka mungkin selalu mempertimbangkan aspek praktis sebelum aspek emosional.
Pria dengan riwayat seperti ini cenderung melihat pernikahan sebagai sebuah solusi praktis untuk masalah tertentu dalam hidup mereka. Mereka mungkin tidak terlalu memprioritaskan cinta dan kebahagiaan emosional dalam memilih pasangan.
5. Harapan yang Berbeda dalam Pernikahan

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
