
Ilustrasi orang malas namun sukses. (Freepik)
JawaPos.com – Ada kepercayaan umum bahwa hanya orang yang paling bersemangat dan memiliki ambisi tinggi akan mendapatkan kesuksesan.
Namun, terdapat beberapa orang malas yang menjadi sukses, Orang-orang yang disebut malas ini belum tentu tidak memiliki etos kerja atau ambisi. Mereka hanya memiliki pendekatan yang berbeda terhadap pekerjaan, dan ternyata pendekatan itu berhasil bagi mereka.
Dilansir dari laman Geediting, Berikut 5 hal yang dilakukan oleh orang malas namun mendapatkan kesuksesan.
1. Memprioritaskan tugas
Seseorang yang memiliki bakat untuk mengidentifikasi tugas mana yang akan memberikan hasil paling banyak. Alih-alih mencoba melakukan semuanya sekaligus, mereka berfokus pada apa yang benar-benar membutuhkan perhatian mereka.
Dengan cara ini, mereka dapat mengalokasikan energi mereka secara efektif. Bagi sebagian orang, ini mungkin tampak seperti kemalasan. Namun pada kenyataannya, ini adalah strategi cerdas untuk menghindari kejenuhan dan meraih lebih banyak hal dengan usaha yang lebih sedikit.
Kemampuan unik untuk memprioritaskan dan berfokus pada tugas berdampak tinggi inilah yang membedakan mereka dan membantu mereka menaiki tangga karier. Namun ingat, ini bukan alasan untuk bermalas-malasan atau mengabaikan tanggung jawab. Ini tentang kerja cerdas, bukan sekadar kerja keras.
2. Menggunakan waktu senggang dengan cara yang kreatif
Meskipun anggapan umum adalah bahwa orang-orang yang malas menghabiskan waktu luang mereka dengan bermalas-malasan, kenyataannya sangat berbeda ketika menyangkut mereka yang menaiki tangga karier.
Orang-orang ini menggunakan waktu luang mereka dengan cara-cara yang secara langsung atau tidak langsung berkontribusi pada pertumbuhan profesional mereka. Misalnya, mereka dapat menggunakan waktu ini untuk mempelajari keterampilan baru, bertukar pikiran tentang ide-ide inovatif, atau sekadar mengisi ulang baterai mental mereka.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology menemukan bahwa karyawan yang tidak bekerja di luar jam kerja lebih terlibat dan produktif saat kembali bekerja.
Ini bukan tentang bermalas-malasan. Melainkan, ini tentang menyadari pentingnya melepaskan diri dari pekerjaan dan menggunakan waktu itu secara produktif untuk kembali segar dan siap menghadapi tantangan baru.
Jadi, jangan remehkan kekuatan waktu senggang yang digunakan dengan baik; itu bisa menjadi senjata rahasia Anda untuk menaiki tangga karier.
3. Tahu harus berkata ‘Tidak’
Ada seni dalam mengatakan ‘tidak’ yang ternyata dikuasai oleh banyak orang ‘malas’. Ini bukan tentang menghindari pekerjaan, tetapi tentang menetapkan batasan untuk memastikan mereka dapat bekerja sebaik-baiknya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
