Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 17.52 WIB

5 Hal yang Dibeli Kelas Menengah Agar Terlihat Kaya, Meski Kelas Atas Bodo Amat Dengannya, Kata Psikologi

Hal yang dibeli kelas menengah agar terlihat kaya, meski kelas atas bodo amat dengannya menurut psikologi - Image

Hal yang dibeli kelas menengah agar terlihat kaya, meski kelas atas bodo amat dengannya menurut psikologi

JawaPos.com – Fenomena sosial tentang gaya hidup kelas menengah kerap menjadi sorotan dalam psikologi, terutama soal perilaku konsumtif yang dilakukan demi pencitraan.

Dalam berbagai penelitian psikologi, kelas menengah sering kali terjebak dalam pola pembelian barang-barang tertentu yang dianggap mampu meningkatkan gengsi dan menunjukkan status sosial sebagai orang kaya.

Menariknya, beberapa hal yang sering dibeli kelas menengah ini justru dianggap biasa saja atau bahkan diabaikan oleh kalangan kelas atas.

Bagi kelas menengah, memiliki barang-barang tersebut seolah menjadi simbol keberhasilan dan kemapanan hidup, menjadi kaya.

Padahal secara psikologis, tindakan ini sering kali lahir dari kebutuhan mendapatkan validasi sosial dan ketakutan akan terlihat ‘biasa saja’ di mata orang lain.

Inilah yang kemudian membuat kelas menengah rela mengeluarkan uang demi sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu berarti bagi mereka yang benar-benar berada di kelas atas.

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (19/3), diterangkan bahwa terdapat lima hal yang dibeli kelas menengah agar terlihat kaya, meski kelas atas bodo amat dengannya menurut psikologi.

1. Label desainer semata-mata untuk status
Membeli barang bermerek terkenal seringkali menjadi cara instan untuk menunjukkan status sosial di kalangan masyarakat.

Banyak orang rela menghabiskan uang yang sebenarnya sulit mereka keluarkan hanya untuk mendapatkan kacamata Gucci atau sepatu Nike edisi terbatas.

Mereka beranggapan bahwa dengan memakai barang-barang tersebut, mereka akan terlihat seperti memiliki kehidupan yang lebih mewah.

Padahal, individu yang benar-benar mapan secara finansial justru sering berpenampilan sederhana dengan kaos biasa, celana jeans, atau pakaian simpel tanpa logo besar terpampang di bagian depan.

Penelitian dari Thomas J. Stanley dalam bukunya “The Millionaire Next Door” mengungkapkan bahwa orang-orang kaya tipikal di Amerika melaporkan tidak pernah menghabiskan lebih dari $399 untuk sebuah setelan pakaian.

Sebelum membeli merek terkenal, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah aku membeli ini karena benar-benar menyukainya atau hanya supaya orang lain berpikir aku mampu membelinya?”

Penting untuk membeli barang berdasarkan preferensi pribadi, bukan hanya untuk mempertontonkan status.

2. Mobil mewah keluaran terbaru
Kita sering menyaksikan seseorang membanggakan mobil mewah keluaran terbaru mereka yang dibeli dengan cicilan bulanan sangat tinggi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore