Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 15.26 WIB

8 Tanda Seorang Pria Berusaha Terlalu Keras untuk Menjadi "Alpha" Tetapi Itu Justru Merugikannya

Ilustrasi seorang pria yang berusaha terlalu keras untuk menjadi alpha. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang pria yang berusaha terlalu keras untuk menjadi alpha. (Freepik)

JawaPos.com - Menjadi pria yang dominan dan berwibawa sering kali dianggap sebagai tanda kepemimpinan sejati. Namun, ada perbedaan besar antara pria yang percaya diri secara alami dan mereka yang berusaha terlalu keras untuk terlihat seperti "alpha."

Alih-alih mendapatkan penghormatan, pria yang terlalu memaksakan diri justru bisa membuat orang di sekitarnya merasa tidak nyaman. Sikap ini sering kali muncul sebagai upaya menutupi ketidakamanan yang mendalam.

Jika seorang pria berusaha terlalu keras untuk menunjukkan dominasinya, hal itu justru bisa menjadi bumerang.

Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (19/3), berikut adalah delapan tanda yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berusaha terlalu keras untuk menjadi "alpha"—dan mengapa itu tidak bekerja dengan baik untuknya.

1. Selalu Ingin Menjadi Pusat Perhatian
Kita semua pernah bertemu pria yang selalu ingin menjadi pusat perhatian. Ia selalu berusaha menjadi yang paling lucu, paling menarik, atau paling mengesankan di ruangan mana pun.

Tapi percaya diri sejati tidak memerlukan pengakuan terus-menerus. Justru, pria yang nyaman dengan dirinya sendiri tidak merasa perlu menjadi pusat perhatian sepanjang waktu. Jika seseorang terus-menerus mencari validasi dari orang lain, itu bisa menjadi tanda bahwa ia sebenarnya tidak sekuat yang ia ingin tampilkan.

2. Suka Mengungguli Orang Lain
Pernahkah kamu berbicara dengan seseorang yang selalu punya cerita lebih hebat daripada yang kamu bagikan? Jika kamu pernah mendaki gunung, dia akan mengaku sudah menaklukkan Himalaya.

Pria yang mencoba terlalu keras menjadi "alpha" sering kali merasa harus selalu lebih baik dari orang lain. Namun, alih-alih mendapatkan respek, sikap ini justru membuat orang menjauh karena terkesan sombong dan tidak tulus.

3. Terlalu Kompetitif dalam Segala Hal
Dalam hidup, sedikit kompetisi memang bisa bermanfaat. Namun, jika seorang pria selalu mengubah situasi apa pun menjadi perlombaan, itu bisa menjadi tanda bahwa ia terlalu berusaha menunjukkan dominasinya.

Entah itu di tempat kerja, saat bermain game, atau bahkan dalam percakapan sehari-hari, pria seperti ini selalu ingin menang. Sayangnya, sikap ini bisa membuat hubungan dengan orang lain terasa tegang dan tidak nyaman.

4. Suka Mengontrol Segalanya
Pria yang ingin menjadi "alpha" sering kali merasa perlu mengontrol segala sesuatu di sekitarnya, termasuk orang-orang di dalamnya. Ia mungkin merasa bahwa dengan mengendalikan situasi, ia akan terlihat lebih dominan.

Namun, kenyataannya, sikap terlalu mengontrol bisa membuat orang lain merasa tertekan dan tidak dihargai. Kepemimpinan sejati bukan tentang mendominasi, melainkan tentang memberi ruang bagi orang lain untuk berkembang.

5. Tak Pernah Mau Menunjukkan Sisi Rentan
Banyak pria yang percaya bahwa menunjukkan kelemahan adalah tanda ketidakmampuan. Mereka enggan mengakui kesalahan atau berbagi perasaan karena takut dianggap lemah.

Namun, pria yang benar-benar percaya diri tidak takut menunjukkan sisi rentannya. Justru, keberanian untuk jujur tentang perasaan dan kekurangan diri adalah tanda kekuatan sejati.

6. Selalu Ingin Memimpin, Meski Tak Diperlukan
Menjadi pemimpin itu bagus, tetapi tidak dalam setiap situasi. Pria yang terlalu ingin menjadi "alpha" sering kali merasa perlu mengambil kendali, bahkan saat tidak diperlukan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore