Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 18.56 WIB

Jika Ingin Sukses Dalam Karier, Segera Tinggalkan 8 Kebiasaan Ini

Ilustrasi sukses dalam karier (freepik) - Image

Ilustrasi sukses dalam karier (freepik)

JawaPos.com - Dalam dunia kerja yang kompetitif, mencapai kesuksesan bukan hanya tentang keterampilan yang dimiliki, tetapi juga tentang kebiasaan yang perlu ditinggalkan.

Banyak orang merasa terjebak di satu titik tanpa kemajuan, padahal penyebabnya mungkin ada pada kebiasaan buruk yang menghambat pertumbuhan profesional.

Jika ingin mencapai potensi penuh dalam karier, penting untuk menyadari kebiasaan yang bisa menghambat kesuksesan.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog, Sabtu (15/03), berikut adalah 8 kebiasaan yang harus segera ditinggalkan agar bisa berkembang lebih cepat dalam dunia kerja:

1) Terlalu Sering Berjanji tapi Tidak Bisa Menepati
Salah satu kesalahan terbesar dalam dunia kerja adalah memberikan janji yang tidak bisa ditepati. Banyak orang merasa ingin menunjukkan bahwa mereka bisa melakukan semuanya, tetapi ketika realitas tidak sesuai dengan ekspektasi, kepercayaan pun menurun.

Kepercayaan adalah modal utama dalam karier. Jika terus-menerus memberikan janji yang berlebihan namun gagal menepatinya, kredibilitas bisa hancur. Sebaliknya, lebih baik memberikan janji yang realistis dan melebihi ekspektasi saat melaksanakannya.

2) Takut Keluar dari Zona Nyaman
Ketakutan untuk mencoba hal baru sering kali menjadi penghambat terbesar dalam pertumbuhan karier. Banyak orang merasa nyaman dengan rutinitas yang ada, tetapi dunia kerja terus berubah, dan mereka yang tidak beradaptasi akan tertinggal.

Jika ingin sukses, penting untuk berani mengambil risiko dan mencoba hal-hal baru. Dengan menghadapi tantangan, keterampilan baru bisa berkembang dan membuka lebih banyak peluang karier.

3) Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Membandingkan diri dengan rekan kerja atau orang lain di industri yang sama bisa menjadi kebiasaan yang merusak. Setiap orang memiliki perjalanan karier yang berbeda, dan terlalu fokus pada kesuksesan orang lain justru bisa menurunkan motivasi.

Alih-alih membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik fokus pada pencapaian pribadi dan bagaimana cara untuk terus berkembang. Sukses sejati adalah saat seseorang bisa menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

4) Menolak Kritik dan Masukan
Kritik sering kali dianggap sebagai serangan, padahal bisa menjadi peluang untuk berkembang. Orang yang tidak mau menerima masukan cenderung stagnan dan sulit untuk maju dalam karier.

Sebaliknya, menerima kritik dengan sikap terbuka dan menjadikannya bahan evaluasi adalah langkah yang sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme.

5) Mengabaikan Kesehatan dan Keseimbangan Hidup
Bekerja keras memang penting, tetapi jika mengorbankan kesehatan dan keseimbangan hidup, dampaknya bisa sangat buruk. Stres berlebihan dan kelelahan dapat menurunkan produktivitas serta kreativitas dalam bekerja.

Menjaga keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi adalah kunci untuk tetap produktif dan bahagia dalam jangka panjang. Jangan lupa untuk beristirahat dan menjaga pola hidup sehat agar tetap bisa memberikan performa terbaik di tempat kerja.

6) Enggan Meminta Bantuan
Banyak orang merasa bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan, padahal dalam dunia kerja, kolaborasi adalah kunci sukses. Berusaha menyelesaikan segalanya sendiri justru bisa menghambat produktivitas dan meningkatkan tingkat stres.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore