
seseorang yang mencari gejala secara online./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di era digital, mencari informasi kesehatan secara online telah menjadi kebiasaan umum.
Cukup ketik satu atau dua gejala di mesin pencari, dan ribuan hasil akan muncul dalam hitungan detik.
Namun, ketika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus, berlebihan, dan menggantikan konsultasi medis yang seharusnya, psikologi melihatnya bukan sekadar sebagai rasa ingin tahu — melainkan sebagai manifestasi kecemasan.
Fenomena ini sering disebut sebagai cyberchondria: kecenderungan untuk mendiagnosis diri sendiri secara berlebihan berdasarkan informasi internet, yang justru meningkatkan rasa takut, stres, dan panik.
Dilansir dari Geediting pada Senin (9/2), terdapat 8 perilaku psikologis yang sering muncul pada orang yang terus-menerus mencari gejala penyakit secara online karena kecemasan.
1. Overthinking dan Skenario Terburuk
Satu gejala ringan seperti sakit kepala bisa langsung dihubungkan dengan penyakit serius. Pikiran otomatis melompat ke kemungkinan terburuk tanpa proses berpikir rasional.
Ini adalah ciri khas catastrophic thinking, yaitu pola pikir yang selalu membayangkan hasil paling buruk dari suatu situasi.
Orang dengan pola ini jarang berhenti pada kemungkinan sederhana, seperti kelelahan atau dehidrasi, dan justru terjebak pada asumsi ekstrem.
2. Ketergantungan Validasi Digital
Alih-alih mencari kepastian dari tenaga medis, individu ini mencari ketenangan dari artikel, forum, video, atau komentar orang asing di internet. Ini menciptakan ilusi kontrol, seolah-olah dengan membaca lebih banyak informasi, kecemasan akan berkurang — padahal yang terjadi justru sebaliknya.
Ini adalah bentuk coping mechanism yang tidak sehat.
3. Peningkatan Sensitivitas Terhadap Tubuh
Mereka menjadi sangat fokus pada sensasi tubuh kecil: detak jantung, kedutan otot, rasa tidak nyaman ringan, atau perubahan kecil lainnya. Hal ini dikenal sebagai hypervigilance, yaitu kewaspadaan berlebihan terhadap sinyal tubuh.
Akibatnya, tubuh terasa seperti "sumber ancaman", bukan sistem yang alami dan adaptif.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
