
seseorang yang selalu membersihkan rumahnya sendiri./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, menyewa jasa kebersihan rumah (cleaning service) sudah menjadi hal yang lazim, terutama bagi mereka yang secara finansial mampu.
Layanan ini bukan lagi simbol kemewahan, tetapi lebih pada efisiensi waktu dan pengelolaan energi.
Namun, faktanya masih banyak orang yang secara ekonomi mampu membayar jasa kebersihan, tetapi memilih untuk tidak pernah menggunakannya sama sekali.
Menariknya, pilihan ini bukan selalu soal pelit, keras kepala, atau tidak mau berbagi rezeki. Dalam perspektif psikologi, keputusan tersebut sering kali berakar pada pola kepribadian, nilai hidup, dan cara seseorang memandang kontrol, makna kerja, serta identitas diri.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (6/2), terdapat delapan karakteristik unik yang sering dimiliki oleh orang-orang yang memilih membersihkan sendiri rumahnya meskipun mampu menyewa jasa kebersihan.
1. Memiliki Kebutuhan Kontrol yang Tinggi terhadap Lingkungan
Sebagian orang merasa lebih tenang ketika mereka tahu bahwa segala sesuatu berada dalam kendali mereka. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang psikologis yang memberi rasa aman. Membersihkan sendiri rumah memberikan sensasi kontrol penuh: tahu bagian mana yang disentuh, dibersihkan, dan bagaimana caranya.
Dalam psikologi, ini sering berkaitan dengan internal locus of control, yaitu keyakinan bahwa hidup dan kondisi sekitar ditentukan oleh tindakan diri sendiri, bukan oleh pihak luar. Orang dengan karakteristik ini cenderung sulit “menyerahkan” urusan pribadi kepada orang lain, termasuk urusan kebersihan.
2. Merasa Membersihkan Rumah sebagai Aktivitas Terapeutik
Bagi sebagian orang, membersihkan rumah bukan beban, tetapi terapi. Aktivitas menyapu, mengepel, atau merapikan barang bisa memberi efek menenangkan, mirip meditasi aktif. Fokus pada gerakan sederhana membantu pikiran menjadi lebih jernih dan menurunkan stres.
Secara psikologis, ini berkaitan dengan self-soothing behavior—perilaku yang membantu individu menenangkan diri secara emosional. Maka, menyewa jasa kebersihan justru dianggap “menghilangkan” momen terapeutik yang mereka butuhkan.
3. Memiliki Identitas Diri yang Kuat pada Kemandirian
Orang yang sangat menjunjung tinggi kemandirian sering memandang kemampuan mengurus rumah sendiri sebagai bagian dari harga diri dan identitas pribadi. Membersihkan rumah bukan soal mampu atau tidak mampu membayar, tetapi soal prinsip hidup.
Dalam kerangka psikologi kepribadian, ini berkaitan dengan nilai self-reliance (kemandirian psikologis), yaitu keyakinan bahwa seseorang seharusnya mampu mengelola kebutuhan dasarnya sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
4. Perfeksionisme dalam Standar Kebersihan

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
