Ilustrasi seorang pria di usia pensiun yang duduk dalam keheningan.
JawaPos.com — Pensiun sering dibayangkan sebagai fase hidup paling ideal: bebas dari tekanan kerja, waktu melimpah, dan kondisi finansial yang stabil.
Namun bagi banyak pria, masa ini justru menjadi periode paling reflektif ketika hidup yang telah dijalani diputar ulang tanpa bisa diedit.
Dalam perspektif psikologi, penyesalan di usia tua kerap muncul bukan karena kurang pencapaian, melainkan karena ketimpangan antara apa yang dikejar dan apa yang sebenarnya bermakna.
Prinsip Stoikisme melihat fenomena ini sebagai akibat dari hidup yang terlalu berfokus pada hal-hal eksternal—jabatan, uang, dan pengakuan—sementara aspek yang sepenuhnya berada dalam kendali diri justru diabaikan: kesehatan, relasi, dan makna hidup.
Dilansir dari YouTube Brainy Core, Senin (19/1), sebuah video reflektif menguraikan tujuh penyesalan terbesar yang paling sering dialami pria saat memasuki masa pensiun, berdasarkan pengalaman hidup nyata yang dibaca melalui lensa psikologi dan Stoikisme.
1. Mengorbankan kesehatan demi karier
Selama puluhan tahun, banyak pria menunda olahraga, kurang tidur, dan mengabaikan sinyal tubuh demi produktivitas.
Saat pensiun tiba, uang tersedia, tetapi tubuh sudah tidak lagi kuat untuk menikmatinya. Dalam psikologi, ini disebut delayed cost—konsekuensi yang baru terasa ketika sudah terlambat diperbaiki.
2. Terjebak pada mentalitas “nanti”
Buku akan ditulis nanti, hobi akan ditekuni nanti, hidup akan dinikmati nanti. Sayangnya, “nanti” sering kali tidak pernah datang.
Stoikisme menilai ini sebagai kesalahan mendasar: menunda hidup demi ilusi masa depan yang tidak pernah dijamin.
3. Hadir secara fisik, absen secara emosional
Banyak pria merasa tanggung jawab finansial sudah cukup mewakili peran sebagai ayah atau pasangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
