
seseorang yang berperilaku memalukan di aplikasi kencan./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di usia 40-an, banyak orang sudah mapan secara karier, pengalaman hidup semakin kaya, dan pemahaman diri seharusnya lebih matang.
Namun ironisnya, ketika memasuki dunia aplikasi kencan, sebagian orang justru menampilkan perilaku yang membuat mereka terlihat belum siap secara emosional.
Bukan karena kurang menarik, melainkan karena sikap-sikap tertentu yang—tanpa disadari—menjauhkan calon pasangan.
Menurut psikologi, perilaku di aplikasi kencan sering menjadi cermin dari konflik batin, luka masa lalu, hingga pola relasi yang belum terselesaikan.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (15/1), terdapat sembilan perilaku yang kerap dianggap memalukan, sekaligus menjelaskan mengapa sebagian orang di usia 40-an masih bertahan dalam status lajang.
1. Terlalu Membanggakan Masa Lalu
Sebagian orang merasa perlu terus menegaskan bahwa mereka pernah sukses—pernah punya pasangan cantik, pernah kaya, pernah populer. Profil dan obrolan dipenuhi cerita kejayaan lama.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan nostalgia defensif, yaitu kecenderungan berpegang pada identitas masa lalu karena merasa tidak cukup percaya diri dengan kondisi saat ini.
Calon pasangan bisa menangkap sinyal bahwa orang ini belum berdamai dengan perubahan hidupnya.
2. Menyebut Semua Mantan sebagai “Masalah”
Kalimat seperti “semua mantan saya toksik” atau “saya selalu disakiti” sering muncul di bio maupun percakapan awal.
Psikologi hubungan melihat ini sebagai externalizing blame, yaitu kebiasaan menyalahkan faktor luar tanpa refleksi diri. Ini memberi kesan kurang dewasa secara emosional dan menandakan potensi konflik yang sama di masa depan.
3. Terlalu Cepat Membicarakan Pernikahan
Ironisnya, ada juga yang di awal percakapan sudah menekan topik serius: umur, target menikah, bahkan jumlah anak.
Menurut psikologi, perilaku ini sering muncul dari kecemasan akan waktu (time anxiety). Alih-alih terlihat siap, sikap ini justru membuat lawan bicara merasa ditekan dan kehilangan ruang untuk membangun koneksi alami.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
