
seseorang yang harga dirinya tak tergoyahkan./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dua tipe orang. Yang pertama mudah goyah oleh kritik, perbandingan, atau penolakan.
Yang kedua tampak tenang, mantap, dan tetap percaya diri bahkan ketika dunia tidak sedang berpihak padanya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (9/1), menurut psikologi, perbedaan ini jarang disebabkan oleh bakat bawaan semata. Harga diri yang kuat hampir selalu dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Harga diri yang tak tergoyahkan bukan berarti arogan atau merasa paling benar. Justru sebaliknya, ini adalah kondisi batin di mana seseorang mengenal dirinya dengan jujur, menerima kekurangan, dan tidak menyerahkan nilai dirinya pada penilaian orang lain.
Psikolog menyebutnya sebagai stable self-esteem—harga diri yang stabil, bukan rapuh dan reaktif.
Lalu, apa yang sebenarnya dilakukan orang-orang dengan harga diri kuat setiap hari? Berikut delapan ritual harian yang secara psikologis terbukti memperkuat rasa percaya diri dari dalam.
1. Mereka Memulai Hari dengan Dialog Batin yang Sehat
Orang dengan harga diri kuat sangat sadar bahwa suara paling berpengaruh dalam hidupnya adalah suara di kepalanya sendiri. Karena itu, mereka tidak membiarkan pikiran pertama di pagi hari dipenuhi kritik diri atau kecemasan berlebihan.
Alih-alih berkata, “Aku pasti gagal hari ini,” mereka cenderung berpikir, “Aku akan melakukan yang terbaik dengan apa yang kupunya.” Dalam psikologi kognitif, ini dikenal sebagai self-talk positif realistis—bukan afirmasi kosong, tetapi cara berbicara pada diri sendiri yang adil dan membangun.
2. Mereka Menjaga Batasan Pribadi dengan Tegas
Salah satu ritual terpenting adalah kemampuan berkata “tidak” tanpa rasa bersalah. Orang dengan harga diri yang tak tergoyahkan paham bahwa menyenangkan semua orang adalah jalan tercepat menuju kelelahan mental.
Mereka tahu kapan harus membantu, dan kapan harus menjaga energi serta waktunya sendiri. Menurut psikologi, kemampuan menetapkan batasan adalah tanda utama harga diri yang sehat, karena seseorang menilai kebutuhannya sendiri sama pentingnya dengan kebutuhan orang lain.
3. Mereka Tidak Mengukur Diri dari Perbandingan Sosial
Di era media sosial, perbandingan hampir tak terhindarkan. Namun orang dengan harga diri kuat memiliki ritual mental untuk tidak larut di dalamnya. Mereka mungkin melihat pencapaian orang lain, tetapi tidak menjadikannya alat untuk merendahkan diri.
Secara psikologis, mereka fokus pada personal growth comparison—membandingkan diri hari ini dengan versi dirinya di masa lalu, bukan dengan kehidupan orang lain yang hanya tampak indah di permukaan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
