Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 05.00 WIB

8 Hal yang Tidak Pernah Perlu Dijelaskan oleh Orang yang Memiliki Harga Diri Sejati kepada Siapa Pun Menurut Psikologi

seseorang yang memiliki harga diri sejati / foto: Magnific/katemangostar - Image

seseorang yang memiliki harga diri sejati / foto: Magnific/katemangostar

JawaPos.com - Di era media sosial, banyak orang merasa harus terus-menerus menjelaskan diri mereka: mengapa memilih pekerjaan tertentu, kenapa mengakhiri hubungan, alasan tidak menghadiri acara, bahkan pilihan gaya hidup sehari-hari. Seolah-olah hidup baru sah jika mendapat persetujuan publik.

Namun, orang dengan harga diri sejati tidak hidup dalam mode pembelaan konstan. Mereka memahami bahwa tidak semua keputusan membutuhkan validasi eksternal. Dalam psikologi, harga diri yang sehat berkaitan dengan rasa nilai diri yang stabil—bukan bergantung pada pujian, penerimaan, atau persetujuan orang lain.

Bukan berarti mereka tertutup atau antikritik. Mereka tetap terbuka untuk diskusi, tetapi tahu batas antara komunikasi sehat dan kebiasaan menjelaskan diri secara berlebihan demi menyenangkan semua orang.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (15/5), terdapat 8 hal yang biasanya tidak pernah merasa perlu dijelaskan oleh orang dengan harga diri sejati.

1. Mengapa mereka berkata “tidak”

Orang dengan harga diri rendah sering merasa bersalah ketika menolak permintaan. Mereka lalu membuat penjelasan panjang: sibuk, lelah, ada urusan keluarga, atau alasan lain agar tidak terlihat jahat.

Sebaliknya, orang dengan harga diri sehat memahami bahwa berkata “tidak” adalah bagian dari menjaga batasan.

Mereka tahu waktu, energi, dan perhatian adalah sumber daya terbatas. Menolak sesuatu bukan berarti egois, tetapi bentuk pengelolaan diri.

Psikologi menyebut ini sebagai boundary setting—kemampuan menetapkan batas interpersonal tanpa rasa bersalah berlebihan.

Kalimat sederhana seperti, “Saya tidak bisa,” atau “Itu tidak cocok untuk saya,” sudah cukup.

2. Pilihan hidup yang berbeda dari ekspektasi umum

Tidak semua orang ingin jalur hidup yang sama: menikah cepat, punya anak, bekerja di kantor besar, atau mengikuti standar sukses konvensional.

Orang dengan harga diri sejati tidak merasa wajib menjelaskan mengapa mereka memilih jalan berbeda.

Mereka sadar bahwa hidup bukan proyek kolektif yang harus mendapat persetujuan mayoritas.

Baik itu memilih menjadi freelancer, pindah kota, hidup sederhana, atau menunda hubungan serius—mereka tidak terus-menerus mencari pembenaran.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore