
seseorang yang tak dapat mencapai kebahagiaannya sendiri./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Dalam hidup, kita sering mengejar kebahagiaan seperti mengejar matahari terbenam—selalu tampak dekat, tetapi tak pernah benar-benar terjangkau.
Banyak orang merasa mereka harus melakukan lebih banyak, menjadi lebih banyak, atau mendapatkan lebih banyak agar bisa bahagia.
Namun psikologi modern menunjukkan bahwa kebahagiaan justru sering terhambat bukan oleh kurangnya pencapaian, melainkan oleh hal-hal yang kita pertahankan terlalu erat.
Tanpa sadar, kita memeluk kekhawatiran tertentu seperti tameng, padahal sesungguhnya itulah yang menahan langkah kita.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (11/12), terdapat delapan hal yang—menurut berbagai temuan psikologi kognitif, sosial, dan klinis—justru mengurangi kesejahteraan emosional kita ketika kita pedulikan secara berlebihan.
1. Pendapat Orang Lain — Penjara Intelektual yang Paling Sunyi
Psikolog sosial menunjukkan bahwa social approval bias membuat kita lebih peduli terhadap penilaian orang daripada kebutuhan diri sendiri. Ketika hidup digerakkan oleh “apa kata orang”, kita mudah kehilangan identitas.
Semakin keras Anda berusaha disukai, semakin Anda mengorbankan kebahagiaan. Kebebasan emosional lahir ketika Anda bisa berkata: “Aku tetap berharga meski tidak semua orang sepakat denganku.”
2. Perfeksionisme — Sahabat yang Tampak Mulia, tapi Menyakitkan
Perfeksionisme bukan tentang standar tinggi; ia tentang ketakutan gagal.
Penelitian Dr. Brené Brown menunjukkan bahwa perfeksionisme adalah bentuk perlindungan diri dari kritik dan penolakan.
Masalahnya, mengejar kesempurnaan membuat Anda lelah, mudah cemas, dan sulit merasa cukup.
Hidup tidak menunggu Anda menjadi sempurna—ia berjalan saat Anda berani mencoba meski belum siap sepenuhnya.
3. Masa Lalu yang Tidak Bisa Diubah
Otak manusia memiliki kecenderungan untuk mengulang pengalaman pahit (rumination).

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
