
Ilustrasi suami yang diam-diam mulai tidak mencintai istrinya. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, kasih sayang dan rasa saling percaya seharusnya menjadi pilar utama. Namun, bagaimana jika pasanganmu justru menggunakan kasih sayang sebagai alat kontrol?.
Suami dengan kecenderungan narsistik seringkali menunjukkan perilaku manipulatif yang sulit dikenali pada awalnya. Mereka mungkin terlihat menawan di depan orang lain, tapi di balik pintu rumah, kamu merasakan dinamika yang berbeda dan melelahkan.
Memahami tanda-tanda ini sangat penting, karena hubungan dengan orang narsistik bisa mengikis kepercayaan diri dan kesehatan mentalmu.
Jika kamu merasa selalu berjalan di atas "kulit telur" dan kebutuhanmu selalu dikesampingkan, mungkin inilah saatnya untuk melihat lebih dalam.
Berikut 7 tanda yang menunjukkan bahwa suamimu mungkin memiliki sifat narsistik seperti dirangkum dari laman Your Tango!
1. Dia Menahan Kasih Sayang untuk Mengontrolmu
Seorang suami narsis cenderung menggunakan kasih sayang sebagai alat untuk mengontrol pasangannya. Ketika ia merasa kesal, ia bisa tiba-tiba menjadi dingin dan menarik diri secara emosional.
Tindakan ini membuatmu merasa tidak aman dan berusaha keras untuk mendapatkan kembali perhatian atau penguatan positif darinya. Perilaku ini menciptakan hubungan yang bergantung, di mana kamu secara tidak sadar terbiasa dihukum atau diberi "hadiah" berdasarkan perilakumu yang ia sukai.
2. Dia Memproyeksikan Emosi Negatifnya Padamu
Ketika seorang narsis merasa marah atau tidak terkendali secara internal, mereka akan memproyeksikan emosi itu padamu. Daripada menghadapi perasaannya sendiri, ia mungkin akan memulai pertengkaran kecil, menjadikan dirimu sebagai target, atau bahkan mempermalukanmu.
Perilaku ini bertujuan untuk menjaga superioritasnya. Dalam pikirannya, ia tidak pernah salah, jadi kamu yang harus disalahkan atas ketidaknyamanannya.
3. Dia Tidak Pernah Mau Meminta Maaf
Salah satu ciri paling mencolok dari seorang narsis adalah ketidakmampuan untuk meminta maaf. Bagi mereka, mengakui kesalahan sama saja dengan mengakui ketidaksempurnaan atau kelemahan.
Ego mereka yang rapuh tidak bisa menerima kenyataan bahwa mereka bisa melakukan kesalahan. Daripada meminta maaf, mereka akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan muka, bahkan jika itu merusak hubungan yang ada.
4. Dia Meremehkan Emosimu (Gaslighting)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
