Ilustrasi sepasang kekasih sedang berdebat. (Freepik)
JawaPos.com – Dari reaksi emosional, pengambilan keputusan, hingga dukungan yang dipilih sering berbeda antara pria dan wanita.
Perubahan besar seperti pindah kota, ganti karier, atau memulai hidup baru terkadang memicu perdebatan panjang yang bahkan bisa berakhir dengan perpisahan.
Artikel ini merinci tujuh perbedaan khas dalam cara kedua gender menghadapi perubahan besar, sekaligus memberi perspektif soal siapa yang lebih fleksibel dan bagaimana keduanya bisa belajar dari satu sama lain.
Baca Juga: 4 Pola Pikir Destruktif yang Sering Terjadi saat Overthinking dan Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Pendekatan terhadap masalah: problem-focused vs emotion-focused
Dilansir dari situs Verywell Mind, saat menghadapi perubahan praktis seperti urusan pindahan atau urusan kerja, pria cenderung mengadopsi pendekatan problem-focused.
Para pria menata langkah, membuat daftar, dan memecah tugas menjadi bagian kecil. Berbeda halnya dengan wanita. Wanita lebih sering menggunakan pendekatan emotion-focused terlebih dahulu.
Para wanita mencari cara meredakan kecemasan, berdiskusi, dan mengelola perasaan agar bisa bertindak.
Keduanya bukan sedang berkompetisi. Pria cenderung problem-focused untuk menyelesaikan tugas, sedangkan wanita cenderung emotion-focused untuk menjaga stamina emosional.
Cara mencari dukungan sosial
Dilansir dari situs Psychology Today, ketika perubahan menuntut penyesuaian emosional, wanita cenderung lebih cepat mencari dan memanfaatkan jejaring sosial seperti teman, keluarga, atau komunitas yang mereka miliki sebagai sumber dukungan.
Sementara, pria lebih mungkin mengandalkan solusi mandiri atau kelompok kecil seperti rekan kerja dan sahabat dekat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
