
Ilustrasi seseorang dengan ekspresi ragu, tampak berpikir keras sebelum berbicara, menggambarkan keraguan diri dalam percakapan./Freepik
JawaPos.com - Banyak dari kita menginginkan pengakuan dan penerimaan dari orang lain dalam keseharian.
Namun, terkadang kebutuhan akan validasi ini menjadi begitu mendalam. Hal ini bisa memengaruhi cara kita berbicara.
Melansir dari Geediting.com Rabu (13/8), ada sembilan frasa tertentu yang tanpa disadari kita gunakan.
Frasa ini justru mengungkapkan keraguan diri dan kebutuhan yang besar akan validasi. Mari kita pelajari bersama frasa-frasa tersebut.
1. "Mungkin saya salah, tapi..."
Frasa ini adalah serangan awal untuk menghindari kritik dari lawan bicara. Kita menggunakannya bahkan sebelum menyampaikan pendapat yang sangat masuk akal. Ini adalah cara kita melindungi diri.
Frasa tersebut menunjukkan kurangnya keyakinan pada apa yang akan kita sampaikan. Kita berharap pendengar akan melunak.
2. "Maaf sudah mengganggu"
Ungkapan ini sering kali menyiratkan bahwa kebutuhan kita adalah beban bagi orang lain. Padahal, kita hanya ingin menyampaikan sesuatu yang penting. Frasa ini menyamar sebagai kesopanan belaka.
Menggunakannya membuat kebutuhan kita tampak tidak penting. Ini adalah cara kita meminta maaf karena mengambil ruang.
3. "Bukan bermaksud menyinggung, tapi..."
Ini adalah cara yang digunakan untuk memberikan opini yang mungkin kontroversial. Tujuannya adalah untuk tetap disukai, meskipun pendapat kita berpotensi tidak populer. Frasa ini bertujuan untuk menjaga citra diri.
Ini menunjukkan kita tidak sepenuhnya yakin dengan pendapat sendiri. Kita khawatir pendapat tersebut akan membuat orang lain menjauh.
4. "Masuk akal tidak?"

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
