Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 05.49 WIB

7 Momen Paling Tepat untuk Diam dan Memilih Pergi Menurut Ilmu Psikologi

Ilustrasi seseorang yang berjalan menjauh dari sebuah percakapan, menunjukkan sikap tenang dan bijaksana dalam memilih diam./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang berjalan menjauh dari sebuah percakapan, menunjukkan sikap tenang dan bijaksana dalam memilih diam./Freepik

JawaPos.com - Tidak setiap situasi mengharuskan kita untuk berbicara dan menanggapi.

Terkadang, kekuatan terbesar justru terletak pada keheningan yang penuh kesadaran. Diam sering kali menjadi respons paling bijaksana yang bisa kita pilih.

Melansir dari Geediting.com Selasa (12/8), ilmu psikologi mengidentifikasi tujuh situasi khusus di mana diam adalah tindakan terbaik.

Mengelola diri untuk tidak berkata-kata dalam momen-momen ini sungguh bisa menjaga kesehatan mental kita. Mari kita telusuri tujuh situasi yang dimaksud.

1. Saat Seseorang Berbagi Kisah Sulit dan Personal

Ketika seseorang menceritakan hal yang sangat pribadi dan sulit, tindakan terbaik adalah mendengarkan dengan penuh perhatian. Berusaha memberikan nasihat atau menyela sering kali justru tidak membantu. Diam memberikan ruang aman bagi mereka untuk berekspresi.

Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan dengan kualitas tinggi dapat menjembatani kesenjangan. Ini juga memotivasi perubahan yang positif bagi lawan bicara.

2. Ketika Emosi Sedang Menguasai Diri

Di saat amarah atau emosi menguasai diri, kata-kata yang diucapkan biasanya bisa melukai. Berkata-kata saat emosi memuncak bisa membuat situasi menjadi lebih buruk. Mengendalikan diri untuk diam dapat menghindarkan diri dari penyesalan.

Saat merasa emosi, berdiam diri memberi kesempatan untuk berpikir jernih. Hal ini membantu menghindari konsekuensi negatif dari perkataan yang tidak dipikirkan baik-baik.

3. Saat Tidak Ada Kontribusi Bermanfaat

Berbicara hanya untuk mengisi keheningan sering kali tidak memberikan manfaat apa pun. Terkadang, lebih baik untuk memilih diam daripada mengucapkan sesuatu yang tidak relevan. Fokus untuk tetap pada topik diskusi dan tidak berbicara hal tidak terkait.

Dengan tidak berbicara saat tidak ada kontribusi, kita menghargai waktu semua orang. Ini juga membuat kita terlihat lebih bijaksana di mata orang lain.

4. Jika Kata-kata Kita Dapat Melukai Orang Lain

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore