
Ilustrasi seorang pria memegang secangkir kopi, menatap kosong ke luar jendela, dengan ekspresi yang menunjukkan kehampaan batin./Freepik
JawaPos.com - Hidup dapat menjadi perjalanan yang kompleks dengan banyak pasang surut emosi.
Namun, beberapa pria mungkin secara tak sadar memilih untuk menetap dalam kehampaan. Hal ini terjadi alih-alih mengejar kebahagiaan sejati yang sesungguhnya bisa diraih.
Melansir dari Geediting.com Kamis (31/7), psikologi mengidentifikasi ungkapan-ungkapan tertentu yang mereka gunakan.
Ungkapan ini menjadi tanda bahwa mereka telah berkompromi dengan rasa kosong. Mengenali tanda-tanda verbal ini dapat membantu kita untuk memahami mereka lebih baik.
1. "Ini Hanya Bagian dari Kehidupan, Kan?"
Ungkapan ini sering menjadi cara mereka untuk menormalisasi perasaan datar. Seolah-olah hidup memang ditakdirkan tanpa sukacita yang mendalam. Mereka menggunakan frasa ini untuk meyakinkan diri bahwa ini adalah takdir yang tak terhindarkan.
Ini merupakan upaya menekan keinginan akan kegembiraan dan antusiasme. Mereka secara tidak sadar menerima status quo yang ada.
2. "Aku Tidak Mengeluh, Kok"
Pria yang menggunakan kalimat ini cenderung menghindari diskusi tentang perasaan batin mereka. Mereka mungkin merasa tidak berhak bahagia atau takut dicap lemah oleh orang lain. Ungkapan ini adalah pertahanan diri yang kuat.
Ini menjadi cara untuk meremehkan ketidakbahagiaan mereka sendiri. Mereka mengisyaratkan bahwa tidak ada yang perlu dibicarakan.
3. "Yang Penting Semua Baik-Baik Saja"
Frasa ini menunjukkan fokus pada stabilitas dan keamanan eksternal di atas kebahagiaan batin. Mereka menempatkan prioritas pada keadaan yang tidak bermasalah. Ini merupakan tanda mereka menerima hidup tanpa suka cita.
Mereka juga memprioritaskan penampilan di atas segalanya. Ini merupakan cara mereka untuk menghindari ketidaknyamanan emosional.
4. "Tidak Ada Waktu untuk Hal-Hal Seperti Itu"
Pria yang mengucapkan ini sering merasa terlalu sibuk untuk mengejar kebahagiaan pribadi. Mereka menganggap kegembiraan adalah kemewahan yang tidak terjangkau. Ini adalah alasan yang sering dipakai untuk menghindari kegembiraan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
