
Ilustrasi pasangan bahagia membangun relasi sehat. (www.pexels.com)
JawaPos.com- Banyak pasangan berpikir bahwa trust dalam pernikahan hanya soal kesetiaan. Padahal, kepercayaan sejati mencakup lebih dari sekadar tidak berselingkuh.
Dalam pernikahan yang sehat dan penuh cinta, kepercayaan memiliki banyak bentuk dan semuanya penting untuk menciptakan rasa aman, keterikatan emosional, dan cinta yang terus tumbuh.
Dilansir dari Your Tango, berikut lima jenis kepercayaan yang wajib ada agar hubungan pernikahan tetap kuat, harmonis, dan memuaskan:
1. Kepercayaan untuk Tetap Setia
Kesetiaan adalah pondasi dasar dalam sebuah pernikahan. Tanpanya, hubungan mudah goyah. Meski perselingkuhan masih bisa dimaafkan dan diperbaiki dengan bantuan profesional, menjaga komitmen untuk setia adalah pilihan yang bijak.
Dalam sebuah studi dari The Journal of Social Psychology, kepercayaan dalam hubungan ternyata bukan hanya soal persepsi terhadap pasangan, tetapi juga dipengaruhi oleh kesadaran diri dan orientasi emosional.
Artinya, ketika kamu sadar akan tindakanmu dan menjalin hubungan yang saling memberi, kepercayaan pun tumbuh lebih kuat.
2. Kepercayaan bahwa Pasangan Tidak Akan Menyakiti, Menolak, atau Mengendalikan
Kepercayaan hanya bisa tumbuh dalam hubungan yang aman. Jika ada kekerasan fisik, verbal, atau penolakan emosional, rasa takut akan muncul dan merusak kepercayaan.
Hindari juga sikap posesif atau terlalu mengekang itu hanya akan mendorong pasangan menjauh.
3. Kepercayaan bahwa Cinta yang Diberikan Tulus Bukan Karena Kepentingan
Pasangan yang sehat saling mencintai karena pribadi masing-masing, bukan karena uang, penampilan, status sosial, atau rasa takut kesepian. Cinta yang tulus dan murni akan membuat hubungan terasa aman dan menyenangkan.
4. Kepercayaan bahwa Kamu Tak Akan Ditinggalkan Saat Konflik
Konflik dalam pernikahan adalah hal wajar. Tapi jika setiap pertengkaran disertai ancaman pisah atau cerai, itu akan menciptakan trauma dan mengikis kepercayaan.
Belajarlah mengungkapkan kemarahan atau perbedaan pendapat tanpa menakuti pasangan dengan ancaman meninggalkan.
Studi tahun 2012 mengungkapkan bahwa ancaman untuk mengakhiri hubungan bisa memicu efek domino yang merusak. Jadi, jika ada masalah, komunikasikan jangan mengancam.
5. Kepercayaan bahwa Hubungan Kalian Selalu Menjadi Prioritas
Cinta yang tulus adalah janji untuk saling menghargai dan menjadikan pasangan sebagai prioritas utama.
Ketika kamu lebih banyak memberi waktu dan energi untuk hal lain pekerjaan, teman, atau media sosial secara tidak sadar kamu sedang melanggar kepercayaan pasangan.
Jangan pernah lupa apa yang penting dalam hidupmu. Jadikan pasangan dan pernikahan sebagai fokus utama. Jika kamu terus memilih satu sama lain setiap hari, semuanya akan berjalan pada tempatnya.
Kepercayaan dalam pernikahan tidak dibangun dalam sehari. Namun, dengan komitmen, kesadaran, dan komunikasi yang baik, kamu bisa menciptakan hubungan yang penuh cinta, aman, dan bertahan lama.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
