
Ilustrasi gadis remaja (freepik)
JawaPos.com - Di era digital yang serbacepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja.
Namun, di balik kilauan unggahan yang tampak sempurna, tersembunyi tekanan psikologis yang dalam, terutama bagi para gadis remaja.
Mereka menghadapi tuntutan untuk selalu tampil ideal, diterima secara sosial, dan merasa cukup di tengah derasnya arus perbandingan sosial.
Banyak orang tua tidak menyadari betapa kuatnya pengaruh dunia maya dalam membentuk citra diri dan emosi anak perempuan mereka.
Sering kali, media sosial menciptakan ilusi bahwa validasi eksternal lebih penting daripada keaslian diri.
Akibatnya, banyak remaja perempuan yang tumbuh dalam kecemasan, kelelahan mental, dan perasaan rendah diri yang tak terungkapkan.
Artikel ini menguraikan bagaimana media sosial dan tekanan budaya dapat melemahkan mental gadis remaja, serta memberikan strategi praktis bagi Anda orang tua, guru, atau pendamping untuk membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri dan menemukan kembali kegembiraannya.
Simak pemaparannya yang dilansir dari Psychology Today pada Rabu (16/07).
Remaja perempuan saat ini menghadapi tekanan luar biasa dari media sosial yang terus memunculkan standar kecantikan dan kesuksesan yang tidak realistis.
Mereka dihadapkan pada banjir gambar sempurna, jumlah suka, dan komentar yang membuat mereka terus-menerus merasa kurang layak.
Ketika validasi datang dari layar, harga diri pun menjadi rapuh.
Penolakan sosial yang dialami pun bukan lagi dalam bentuk nyata, tetapi digital dari tidak diundang dalam unggahan grup, tidak mendapat cukup “like,” hingga tak dibalasnya pesan oleh teman sebaya.
Penolakan ini terekam dalam memori mereka dan sering kali lebih menyakitkan karena sifatnya yang publik dan berulang.
Hal ini menimbulkan tekanan yang konstan pada otak remaja yang sedang berkembang.
Akibatnya, banyak gadis mulai kehilangan rasa percaya pada diri sendiri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
