Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Juni 2025 | 15.28 WIB

Hati-hati! Ini 8 Tanda Pria Egois dan Minim Empati Menurut Psikologi, Apa Saja Ya?

Tanda pria egois dan minim empati menurut psikologi. (Freepik/freepik) - Image

Tanda pria egois dan minim empati menurut psikologi. (Freepik/freepik)

JawaPos.com – Pria egois dan minim empati kerap menunjukkan perilaku yang bisa merugikan orang di sekitarnya. Dalam psikologi, ada beberapa tanda yang mencolok dari kepribadian semacam ini.

Dilansir dari geediting.com pada Senin (16/6), diterangkan bahwa terdapat delapan tanda seorang pria yang punya pribadi egois dan sangat minim empati menurut Psikologi.

  1. Mencuri perhatian di setiap kesempatan

Seseorang yang terlalu berpusat pada dirinya sendiri akan selalu berusaha untuk menjadi pusat perhatian dalam berbagai situasi. Mereka memiliki kebutuhan yang tak terpuaskan untuk terus menjadi fokus utama dalam setiap perbincangan atau kegiatan sosial.

Dalam sebuah diskusi, mereka akan secara konsisten mengarahkan topik pembicaraan kembali ke diri mereka sendiri, tanpa menunjukkan minat atau kepedulian terhadap pendapat dan perasaan orang lain. Perilaku ini mencerminkan ketidakmampuan mereka untuk berbagi “panggung” dengan orang lain dan menganggap dunia hanya berputar di sekitar mereka.

  1. Ketidakmampuan memahami perasaan orang lain

Pria yang kurang memiliki empati mungkin tidak langsung terlihat pada awal hubungan, tetapi seiring berjalannya waktu, karakteristik ini akan semakin jelas terlihat. Mereka sering kesulitan untuk memahami atau mengakui perasaan pasangannya, bahkan dalam situasi yang jelas membutuhkan dukungan emosional.

Ketika pasangan sedang menghadapi masa sulit, mereka cenderung tidak mampu memberikan kenyamanan atau dukungan yang dibutuhkan. Tanda ini menjadi sangat penting karena empati merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang sehat dan bermakna.

  1. Sikap tidak mau berkompromi

Dalam sebuah hubungan yang sehat, kedua belah pihak harus siap untuk saling memberi dan menerima, namun pria yang terlalu berpusat pada diri sendiri akan selalu memaksakan kehendaknya. Mereka jarang mau mengalah atau mencari jalan tengah dalam menyelesaikan permasalahan.

Ketidakmampuan untuk berkompromi ini sering kali membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tidak diprioritaskan. Keengganan untuk membuat pengorbanan kecil demi kepentingan bersama menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap kebutuhan dan keinginan pasangan.

  1. Terlalu sempurna untuk menjadi nyata

Seorang pria yang tampak terlalu sempurna sebenarnya bisa menjadi tanda keegoisentrisan yang terselubung. Di permukaan, dia mungkin terlihat seperti paket lengkap dengan kesuksesan, pesona, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.

Namun, kesempurnaan ini seringkali hanyalah topeng yang menutupi sifat narsisistik mereka. Sikap tidak pernah mengakui kesalahan atau kelemahan ini justru menjadi red flag yang perlu diwaspadai.

  1. Mengabaikan kebutuhan pasangan

Pria yang terlalu fokus pada diri sendiri sering kali tidak responsif terhadap kebutuhan pasangannya. Mereka cenderung mengabaikan permintaan bantuan atau dukungan emosional dari pasangan.

Ketika pasangan mengungkapkan keinginan atau kebutuhannya, mereka sering menganggapnya tidak penting atau bahkan menyepelekannya. Perilaku ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap kesejahteraan emosional pasangan.

  1. Jarang mengucapkan terima kasih

Orang yang terlalu berpusat pada diri sendiri jarang menghargai atau mengakui hal-hal yang dilakukan orang lain untuknya. Mereka menganggap setiap bantuan atau perhatian yang diterima sebagai sesuatu yang memang sudah seharusnya mereka dapatkan.

Sikap tidak tahu berterima kasih ini mencerminkan kurangnya apresiasi terhadap pengorbanan dan usaha orang lain. Ketidakmampuan untuk mengekspresikan rasa terima kasih ini sering kali membuat orang di sekitar mereka merasa tidak dihargai.

  1. Ahli dalam berperan sebagai korban

Pria dengan sifat narsisistik sering kali mengambil peran sebagai korban dalam berbagai situasi untuk mendapatkan simpati. Mereka sangat pandai memutar balikkan keadaan sehingga diri mereka selalu terlihat sebagai pihak yang dirugikan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore