Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juni 2025 | 18.07 WIB

Kalau Seseorang Sudah Cerai Lebih dari Sekali, Psikologi Bilang Mereka Sering Menunjukkan 6 Perilaku Ini Tanpa Sadar

Ilustrasi perceraian. (freepik) - Image

Ilustrasi perceraian. (freepik)

JawaPos.com - Kadang hidup mengajarkan kita lewat pengalaman yang berat seperti perceraian. Buat orang yang sudah mengalami perpisahan bukan cuma sekali, psikologi melihat ada pola perilaku tertentu yang sering muncul, meskipun mereka sendiri nggak sadar.

Bukan berarti semua perilaku ini buruk, ya. Justru, banyak di antaranya muncul sebagai bentuk adaptasi dan pelajaran dari hubungan yang sudah kandas. Bisa jadi, ini juga membantu kita memahami orang lain atau bahkan diri sendiri dengan lebih jujur.

Yuk, kenali enam perilaku umum yang sering terlihat pada orang yang sudah beberapa kali mengalami perceraian, dikutip dari Geediting, Selasa (10/6).

1. Gampang Beradaptasi Sama Perubahan

Orang yang sudah sering mengalami perceraian biasanya jago banget beradaptasi. Mereka udah terbiasa menghadapi perubahan besar dalam hidup—entah itu soal perasaan, tempat tinggal, atau kondisi sosial.

Nggak heran kalau mereka jadi tipe yang bisa “go with the flow” alias mengikuti arus. Hidup mereka udah seperti perjalanan naik roller coaster, dan mereka belajar menyesuaikan diri dengan cepat.

Tapi ada sisi lainnya juga: terlalu fleksibel bisa bikin hidup jadi terasa nggak stabil. Mereka kadang kesulitan untuk punya pondasi yang kuat karena sudah terlalu sering berganti arah. Meski begitu, seperti kata Carl Rogers, hidup itu bukan soal mencapai tujuan, tapi soal menjalani prosesnya.

2. Nyaman Hidup Sendiri

Banyak dari mereka yang akhirnya bisa menikmati kesendirian usai bercerai. Di awal mungkin terasa sepi dan aneh, tapi seiring waktu, mereka belajar merasa damai dengan diri sendiri.

Ini bukan berarti mereka anti-sosial, lho. Mereka cuma nggak lagi merasa butuh validasi dari orang lain untuk merasa utuh atau bahagia.

Kesendirian ini bisa jadi momen penting buat mengenal diri lebih dalam. Tapi tetap perlu hati-hati juga, karena kesepian yang terlalu lama bisa berubah jadi isolasi. Intinya, tetap butuh keseimbangan antara waktu sendiri dan waktu bersama orang lain.

3. Ragu Buat Komitmen Lagi

Setelah beberapa kali patah hati karena perceraian, nggak sedikit yang jadi takut buat berkomitmen lagi. Bukan karena mereka nggak mau cinta, tapi trauma masa lalu bikin mereka waspada dan cemas.

Bayangin aja, udah pernah percaya, eh ternyata harus berpisah. Jelas bikin hati lebih hati-hati. Seperti kata Sigmund Freud, emosi yang terpendam bisa muncul lagi dengan cara yang nggak sehat kalau nggak diberesin.

Makanya, mereka butuh waktu lebih untuk membuka hati lagi. Rasa takut itu wajar kok, tapi penting juga buat nggak biarin rasa itu mengendalikan semua keputusan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore